Denpost

Terdakwa Kasus Narkoba Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Terdakwa Kasus Narkoba Dituntut 15 Tahun PenjaraNegara, DenPost
Sidang kasus penyalahgunaan narkoba dengan terdakwa HI (24) digelar di PN Negara Kamis (22/1) kemarin. JPU Ni Wayan Mearthi menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara 1 tahun 6 bulan (1,5 tahun). Terdakwa didampingi kuasa hukum, Supriyono, langsung meminta pengampunan agar hukumannya lebih ringan.

JPU dalam tuntutannya mengatakan dari keterangan sejumlah saksi dan barang bukti terdakwa terbukti menyalahgunakan narkoba, yakni menyimpan barang haram tersebut. Dari hasil tes urin terdakwa juga terbukti menggunakan narkoba jenis sabu. Sidang selanjutnya akan digelar Selasa pekan depan dengan agenda pembacaan putusan.

Last Updated on Friday, 23 January 2015 15:48

Hits: 197

Pasien Arbovirus Dirujuk ke RS Sanglah

Pasien Arbovirus Dirujuk ke RS SanglahNegara, DenPost
Orangtua pasien arbovirus, Rahmadatul Aulia (7), asal Banjar Puana, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, bersedia membawa anaknya yang sudah tidak sadar selama 11 hari itu ke RS Sanglah. Keputusan itu diambil setelah Komisi C DPRD Jembrana dan Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan, membesuk beberapa pasien yang terindikasi terserang arbovirus Rabu (21/1) kemarin. Virus tersebut mengakibatkan mereka kejang, demam dan tidak sadarkan diri.

Last Updated on Thursday, 22 January 2015 15:03

Hits: 164

Penyakit Misterius di Jembrana Diduga Arbovirus

Penyakit Misterius di Jembrana Diduga ArbovirusNegara, DenPost
Penyakit misterius yang sejak seminggu belakangan ini menyerang beberapa pasien anak di Jembrana diduga arbovirus. Virus tersebut mengakibatkan terjadinya infeksi otak. Direktur RSUD Negara, dr. I Made Dwipayana, mengatakan dari hasil diagnosa dua dokter spesialis anak yang telah melakukan penyelidikan sesuai dengan gejala yang ada, menyimpulkan jika penyakit tersebut adalah arbovirus. Untuk memastikan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan cairan serebrospinal atau contoh darah pasien dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali. ’’Kami sudah kirim sampel darah sejak pasien baru masuk. Kami bawa ke Denpasar, karena kami tidak punya lab. Hasilnya itu kami tidak tahu, berapa minggu akan keluar,’’ katanya Selasa (20/1) kemarin.

Last Updated on Wednesday, 21 January 2015 16:06

Hits: 140

Facebook

Twitter

Komentar Terakhir

Guest (panca)
Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kesembuhan dan tersangka dapat dihukum sesuai dengan kel...
Guest (dGus-sesetan)
Weleh2.......nanti ajj mreka akan mengulangi perbuatannya lg. Jeg dorrrr batis ne cepok pak!!!!!
Guest (Putra)
klo mnrut saya itu bukan permainan,itu tindak kejahatan yg bikin smua orang resah,itu harus dapat hu...
Guest (I ketut Suyasa)
Mohon hati2 bagi yg punya anak masih Tk tolonng diantar utk berbelanja misalnya mau beli jajan wal...
Guest (gung rud)
Kembalikan saja mereka ke Tuhan Yang Maha Esa... biar ga mengulangi perbuatannya
Denpost - Media Komunitas Masyarakat Bali © 2011 Denpost Design by Fresh CMS