Denpost

Rumah Karyawan SPBU Ludes Terbakar

Rumah Karyawan SPBU Ludes TerbakarNegara, DenPost
Rumah milik Ketut Wiadi (40), seorang karyawan SPBU di Banyubiru, Senin (27/1) kemarin, ludes terbakar. Rumah milik korban di Jalan Dahlia Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara saat kejadian dalam kondisi kosong. Bahkan akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian hingga ratusan juta. Dari informasi, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 siang. Api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian setelah 7 unit mobil kendaraan Pemadam Kebakaran Pemkab Jembrana datang ke lokasi.

Last Updated on Tuesday, 28 January 2014 15:20

Hits: 189

Banjir Tenggelamkan Lima Hektar Sawah

Banjir Tenggelamkan Lima Hektar Sawah-1 Banjir Tenggelamkan Lima Hektar Sawah-2Negara, DenPost
Hujan lebat yang berlangsung beberapa jam Kamis (23/1) malam lalu mengakibatkan terjadinya banjir yang merendam rumah warga. Banjir juga menenggelamkan sekitar lima hektar sawah. Areal sawah yang tergenang banjir terjadi di Subak Bayu, Desa Air Kuning, Jembrana.
Ketinggian air mencapai hampir satu meter dan merendam tanaman padi yang baru berusia 30 hari.

Sahri, salah seorang petani Jumat (24/1) kemarin mengatakan jika air tidak surut sampai tiga hari ke depan dipastikan tanaman padi akan mati dan petani mengalami kerugian. Menurut Sahri, banjir terjadi akibat tanggul sungai jebol sehingga airnya merendam sawah. Sawah yang berisi tanaman padi terendam seluas lima hektar. Ketinggian air ada satu meter. "Padi akan mati dan kami akan rugi," jelasnya.

Selain merendam lebih dari lima hektar lahan persawahan, banjir yang terjadi di Air Kuning bahkan meluas hingga ke desa tetangga yakni sampai Banjar Samblong, Desa Sangkaragung, Jembrana.

Di wilayah ini, banjir juga menggenangi lima rumah warga dan salah satunya rumah milik Nyoman Reningsih. Reningsih mengatakan, air yang menggenangi rumahnya mulai pagi kemarin sudah mulai surut dan menyisakan genangan air setinggi 50 cm. Meskipun sudah surut, namun genangan air di rumahnya sangat mengganggu aktivitasnya bersama keluarga.

Warga yang menjadi korban banjir mengaku masih waspada lantaran jika hujan kembali terjadi dipastikan banjir akan bertambah parah dan terus menggenangi rumah warga. (120)

Last Updated on Saturday, 25 January 2014 13:40

Hits: 143

Formasta Desa Pekutatan Protes Pencurian Pasir Laut

Makin Marak, Diduga Dibekingi Aparat

Formasta Desa Pekutatan Protes Pencurian Pasir Laut Makin Marak Diduga Dibekingi AparatNegara, DenPost
Forum Masyarakat Sadar Pariwisata (Formasta) Desa Pekutatan, Rabu (15/1) kemarin, memprotes terhadap maraknya pencurian pasir laut di Dusun Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan. Ketua Formasta Pekutatan, Nyoman Wiseda, di lokasi tempat pencurian pasir laut mengatakan, pihaknya merasa heran kenapa sudah ada SKB (surat kesepakatan bersama) antara perbekel Pekutatan, bendesa pakraman, serta unsur Muspika, pelaku pencurian pasir laut tetap saja melakukan aksinya. Ia menduga aksi ini juga dibekengi oleh oknum aparat.

Last Updated on Thursday, 16 January 2014 08:22

Hits: 141

Facebook

Twitter

Komentar Terakhir

Guest (lolot lover2)
Ayo lolot, you are the best
Maju Terus LOLOT, Kami semua menanti karya mu...
Guest (edi)
Fotonya koq bukan ogoh ogph tegalalang
Guest (Kang Badax)
Ada2 aza ulah korban tersebut.... udh tw jalan raya koq tidur di jalan? Klo ud kejadian seperti ini ...
Guest (nada putu)
Semua tlh dipikirkan dgn mateng oleh pejabat terkait kita yang ada di bali tinggal mengikuti masalah...
Denpost - Media Komunitas Masyarakat Bali © 2011 Denpost Design by Fresh CMS