Lima Perokok Diamankan di Lapangan Puputan Badung

By on February 8, 2018
Lima Perokok Diamankan di Lapangan Puputan Badung

Dangin Puri, DenPost
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar terus menggencarkan
penertiban pelanggar Perda No. 7 tahun 2013, tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
Dalam sidak yang dilaksanakan,  Rabu (7/2) kemarin, di Lapangan Puputan  I Gusti
Ngurah Made Agung, Satpol PP mengamankan lima  warga yang sedang merokok di
kawasan tersebut.Kasi Pembinaan, Penyuluhan dan Pengawasan Satpol Kota Denpasar, I Nyoman
Gede  Sudana, didampingi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), I Gusti Putu
Hendrawan, mengatakan  kelima warga yang melanggar yakni, Ismail Hadi, Lilik
Budianto, Muhamad Daryanto, Edy Risanto dan I Made Agus Wijaya Darma.
Kelimanya sudah disidik dan KTP-nya ditahan untuk dijadikan barang bukti
pelanggaran.
”Kami akan proses lewat sidang tipiring ke Pengadilan Negeri Denpasar, pada Jumat
besok,’’ kata Sudana.
Sudana menjelaskan, dalam Perda KTR tersebut telah ditentukan kawasan tidak boleh
merokok. Seperti sekolah, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum,
tempat kerja, terminal, rumah sakit dan tempat umum yang dapat dimanfaatkan
bersama-sama untuk masyarakat dan dikelola oleh pemerintah, swasta maupun
masyarakat. Menghindari bahaya rokok kepada masyarakat, Pemkot  telah
mengeluarkan Peda No. 7 Tahun 2013 tentang. ”Kami harapkan masyarakat
mematuhi aturan yang ada. Karena Pemkot Denpasar telah memasang pengumuman
lewat spanduk maupun baliho di tempat-tempat umum,’’ ujarnya.
Menegakkan aturan bagi pelanggar Perda KTR, lanjut Sudana, pihaknya terus
melakukan penertiban  di tempat-tempat umum, seperti Lapangan Puputan Badung I
Gusti Ngurah Made Agung, Taman Kota Lumintang, Terminal Ubung, Rumah Sakit
Sanglah, RSUD Wangaya dan tempat umum lainnya yang sudah dipasang
pengumuman kawasan tanpa rokok. ”Kami melakukan penertiban terhadap
masyarakat yang merokok di tempat umum,  untuk memberikan efek jera,’’ jelas
Sudana.

BACA  Pengerjaan Proyek Sentral Parkir Molor

Pihaknya bersama instansi terkait, TNI dan Polri akan terus melakukan razia
seminggu tiga kali agar masyarakat benar-benar memahami tempat-tempat yang
sudah ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok. Mengingat kawasan tersebut steril
dari perokok. Apalagi merokok di tempat umum otomatis masyarakat yang tidak
merokok akan terpapar asapnya, sehingga dapat menyebabkan sesak nafas maupun
sakit. "Kita harapkan masyarakat memahami tempat yang sudah ditetapkan menjadi
KTR sehingga tidak mengganggu orang lain yang tidak merokok," harapnya.
Dia menambahkan, penertiban pelanggar Perda KTR dari Januari hingga, Rabu (7/2)
kemarin sudah menjaring belasan pelanggar. Bahkan pelanggar didenda Rp 100 ribu
dan dijatuhi hukuman kurungan 3 hari. ”Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini
dapat menyadarkan masyarakat akan bahaya merokok. Karena kesehatan jauh lebih
berharga dari sebatang rokok,’’ paparnya. (103)

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>