IPM Denpasar Capai Angka 82,58, Tertinggi di Bali

By on February 5, 2018
IPM Denpasar Capai Angka 82,58, Tertinggi di Bali

Dauh Puri, DenPost
Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali menjadi pusat pemerintahan,
perekonomian dan pendidikan dengan problematika kota yang tak terlepas
dari permasalahan sosial, kebersihan hingga kesehatan. Pengelolaan
anggaran Kota Denpasar diarahkan Pemkot Denpasar pada program inovatif
dan prorakyat yang membangkitkan partisipasi masyarakat di berbagai sektor
yang ada.Hal tersebut terus ditegaskan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya
Mantra, dalam kesempatan rapat evaluasi tahun anggaran 2018, melibatkan
seluruh OPD Pemkot Denpasar di Hotel Candi Beach Karangasem dari 2 s.d.
4 Februari 2018. Dalam rapat evaluasi yang melibatkan unsur kelompok ahli
dan staf ahli Pemkot Denpasar juga dihadiri Sekda Kota Denpasar, AA
Ngurah Rai Iswara dan seluruh pimpinan OPD Pemkot Denpasar.
Rai Mantra mengatakan capaian indeks pembangunan manusia (IPM) Kota
Denpasar yang mencapai angka 82,58 dan indeks kebahagiaan masyarakat
mencapai 74,63 dapat menjadi indikator target kinerja seluruh OPD dalam
program inklusif yang mengarah pada kemanfaatan dan tingkat kebahagiaan
masyarakat. Rujukan evaluasi kinerja tahun 2017 dapat menjadi acuan
keseimbangan antara kinerja administrasi dan program fisik yang mengukur
kembali pada kemanfaatan masyarakat.
Evaluasi kinerja dengan indikator dan capaian kinerja juga dapat disesuaikan
dengan Rencanan Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Kota
Denpasar. Dalam tataran kegiatan fisik lewat pembangunan Pasar Badung
yang telah berjalan dengan baik, strategi juga dapat terus dilakukan dalam hal
penguatan jaring pengaman sosial Pemkot Denpasar yang melibatkan
sinergitas program OPD dari segi kesehatan, rumah kumuh, pendidikan,
hingga bedah rumah sehat. Jaring pengaman sosial itu juga nantinya mampu
menjadi percepatan akselerasi dengan memotong jalur birokrasi dalam
memberikan bantuan dan kemanfaatan masyarakat.
Di samping itu, Rai Mantra juga menekankan pada pelayanan publik yang
saat ini telah mengarah pada mal pelayanan publik, bukan menjadi program
baru yang tentunya telah dilakukan dalam satu pintu pelayanan di Graha
Sewaka Dharma Lumintang. Hal itu juga dapat terus dilakukan koordinasi
yang nantinya akan melibatkan instansi vertikal dengan penambahan
beberapa konter pelayanan Graha Sewaka Dharma Lumintang. Dalam
permasalahan lingkungan, ditekankan Rai Mantra lewat program tempat

BACA  Peserta Lomba Layang-layang Bali Ke-38 Menurun

sampah bawah tanah yang diharapkan tidak terjadi tumpukan sampah
dipermukaan dan dilakukan dengan penerapan digitalisasi. Di samping itu,
penataan sungai yang ada seperti penataan Tukad Badung menjadi edukasi
masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan yang tentunya menjadi program
dan komitmen yang sama dalam merevitalisasi pasar tradisional yang ada.
Sementara Sekda Kota Denpasar, AA Ngurah Rai Iswara, didampingi Kepala
Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, Dewa Gde Juli
Artabrata, menyatakan kegiatan evaluasi pemantapan pembangunan dengan
mengevaluasi pelaksanaan APBD tahun 2017 dengan capaian progres atau
realisasi keuangan dan fisik kurun waktu Januari sampai Desember 2017,
menjadi potret keberhasilan pelaksanaan program atau kegiatan yang
tertuang dalam RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar tahun 2016-2021
tahun berjalan. (a/112)

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>