Tangani Abrasi, Pemkab Diminta Tak Terpaku Bantuan Jepang

By on January 14, 2018
Tangani Abrasi, Pemkab Diminta Tak Terpaku Bantuan Jepang

Kuta, DenPost

Dewan Badung mendesak Pemkab Badung proaktif mencari kepastian penanganan abrasi di pantai-pantai di Badung. Pemkab juga diminta tidak menunggu bantuan Jepang.Saran ini dilontarkan salah seoarang Dewan Badung asal  Kuta, IGN Anom Gumanti, Minggu (14/1).

Kepastian semacam itu, sambung politisi PDI P ini, merupakan hal yang sangat penting. Alasannya karena hampir seluruh pantai di wilayah Kabupaten Badung adalah destinasi  pariwisata. “Kondisi pantai yang compang-camping seperti itu, bagi daerah tujuan wisata tentu menjadi hal yang kurang bagus secara estetika,” ujar Anom Gumanti.

Karenanya instansi terkait diminta tidak hanya berpaku menunggu bantuan Jepang. Apalagi bantuan ini baru direncanakan terlaksana pada tahun 2019 nanti.

“Penanganan sementara tetap harus dilaksanakan, ibarat jalan berlubang yang membutuhkan penambalan terlebih dahulu,” katanya.

Sebab jika dibiarkan lama seperti saat ini, dikhawatirkannya malah berdampak pada animo wisatawan. Selain itu masyarakat bisa saja berpandangan kalau pemerintah lepas tangan terhadap urusan tersebut.

Disinggung soal sosialisasi rencana proyek tersebut, Ketua Fraksi PDIP Dewan Badung ini menilai kalau sosialisasi yang dilakukan masih sangat minim. Bahkan dirinya yang merupakan anggota DPRD Badung, mengaku tidak mengetahui perkembangan rencana tersebut.

“Komunikasi melalui sosialisasi ini sangatlah penting. Supaya masyarakat tidak bertanya-tanya, apakah ini benar akan dikerjakan atau bagaimana. Dan, jujur saya sendiri belum mendapat informasi perkembangannya seperti apa dan kapan akan dikerjakan. Kami di dewan, benar-benar belum mendapat informasi itu,” tegasnya. Dia juga meminta kepada dinas terkait di jajaran Pemerintah Kabupaten Badung secara aktif mencari informasi dan memberitahukannya kepada masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya,  Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Ketut Jayada, memaparkan, kalau secara fisik pengerjaan penanganan abrasi ini rencananya dikerjakan pada tahun 2019 mendatang.

BACA  Tarif Parkir Motor Jadi Rp 2 Ribu

Sementara di tahun 2018 ini hanya akan dilakukan langkah pematangan rencana tersebut.

Jayada berharap kepada masyarakat dan Pemkab Badung bersabar menunggu realisasi proyek ini. Dia juga berharap agar  tidak melakukan penanganan sementara karena menurutnya justru akan  akan sia-sia dan terkesan membuang-buang anggaran. (113)

 

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>