Angin Kencang Durasi Pendek Landa Badung Selatan

By on January 14, 2018
Angin Kencang Durasi Pendek Landa Badung Selatan

Kuta, DenPost

Angin kencang melanda sejumlah wilayah di Badung Selatan dan sekitarnya, Minggu (14/1). Bahkan, di kawasan Taman Griya Jimbaran, angin kencang sempat menerbangkan payung pedagang buah di pinggir jalan. Untungnya terpaan angin kencang tidak berlangsung lama. Beberapa hari lalu juga sempat terjadi angin kencang yang berdampak penyetopan sementara terhadap pemotor yang melintas di Jalan Tol Bali Mandara.Petugas BMKG Wilayah III Denpasar yang bertugas Minggu kemarin, Lia, membenarkan kalau kondisi angin sempat meningkat beberapa hari ini. Namun durasi angin kencang ini tidak berlangsung lama.

“Kecepatannya itu tidak tentu, tapi rata-rata maksimal mencampai 30-40 km/jam selama beberapa menit saja,” ujar Lia saat dihubungi Vva telepon.

Menurut Lia, peningkatan angin dalam kurun waktu beberapa menit belakangan dinilai sebagai sesuatu yang wajar terjadi pada saat musim hujan seperti saat ini.

Melihat situasi ini, masyarakat diminta agar lebih berhati-hati dan waspada dalam menghadapi kondisi saat ini. Utamanya terkait hujan lebat disertai angin kencang disertai kilat petir. “Kalau kondisi angin normalnya saat ini berkisar 5-20 km/jam. Kondisinya ini terkadang meningkat tiba-tiba mengikuti hujan atau bahkan tanpa disertai hujan,” imbuhnya.

Lebih jauh dijelaskan Lia, saat ini wilayah Bali pada umumnya mulai masuk puncak musim hujan. Untuk tiga hari ke depan, sambungnya, potensi hujan sedang hingga lebat berpotensi masih terjadi di wilayah Bali tengah, timur dan sebagaian Bali barat. Dengan waktu terjadi biasanya siang hingga sore hari. Sedangkan  untuk malam hari potensi hujan cenderung terjadi di wilayah Bali selatan.

Selain itu, peningkatan juga terjadi pada aktivitas gelombang laut di perairan Bali selatan. Ketinggian gelombang di perairan Bali selatan bisa mencapai maksimal 3,5 meter. “Ini sudah terjadi sejak dua hari yang lalu,” imbuhnya.

BACA  Parkir Badung Tak Berorientasi Dongkrak Pendapatan Daerah

Kondisi ini berdampak pada aktivitas nelayan. Minimnya aktivitas nelayan ini berakibat naiknya harga ikan di pasaran. Hal ini dibenarkan Ketua Tempat Pendaratan Ikan Kedonganan, Made Kena, belum lama ini. Dikatakannya, akibat cuaca tidak baik ini nelayan hanya beraktivitas di pinggiran laut. “Pendaratan ikan juga mengalami penurunan, sehingga harga ikan menjadi naik,” katanya. (113)

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>