Pembukaan U-Turn Masih Dikaji

By on January 11, 2018
Pembukaan U-Turn Masih Dikaji

Kuta, DenPost

Harapan warga Patasari Kuta agar ada U-Turn yang dibuka untuk akses memutar bagi, mereka ternyata harus masih menunggu kajian. Usulan warga ini mesti harus dibahas dulu dengan pihak berwenang serta forum lalu lintas angkutan jalan. Hal itu diungkapkan Kabid Lalin Dishub Badung, Tofan Priyanto, seusai digelar pertemuan antara warga Patasari Kuta dengan Dishub Badung dan Satlantas Polresta Denpasar di kantor Camat Kuta, Kamis (11/1) kemarin.Tofan memaparkan, pertemuan tersebut pada prinsipnya mengakomodir aspirasi dari warga terutama warga Patasari. Pada intinya, kegiatan keseharian mereka terganggu akibat penutupan U-Turn. Kata dia, U-Turn yang ada itu memang untuk kepentingan yang lebih luas. Dalam arti untuk keamanan dan keselamatan pengguna jalan serta kelancaran lalu lintas. “Di samping itu kami juga sedapat mungkin memperhatikan kepentingan warga sekitar,” sebutnya.

Kata dia, dari hasil pertemuan kemarin ada titik temu U-Turn yang ada di depan Rama Tour atau depan kuburan itu yang akan dijadikan alternatif berputar. Dengan catatan, imbuhnya, di situ hanya untuk sepeda motor. Karena ini jalan nasional, maka ini pekerjaan bagi instansinya untuk menyampaikan ke lembaga yang berwenang yakni BPJN, BPTD, dan Forum Lalu Lintas Provinsi.

Sementara untuk yang di Kuta Timur atau di perumahan Kuta Permai, jelasnya, harus melalui kajian lebih lanjut secara teknis. Dia mengingatkan, kondisi U-Turn di titik itu sangat berbahya jika dibuka untuk digunakan tempat memutar. “Kami tak bisa langsung menyetujui permintaan warga, karena bukan kewenangan kami untuk memutuskan. Minggu depan kami akan mengundang Ditlantas Polda Bali, Dishub Provinsi, BPJN, Forum Lalu Lintas Kabupaten Badung. Nanti disampaikan aspirasi masyarakat dan persyaratan teknisnya. Artinya, sebelum ada keputusan dari yang berwenang, U-Turn itu belum bisa dibuka,” tegasnya.

BACA  Koster Minta Birokrasi Penyaluran Logistik Dipangkas

Hal senada disampaikan Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Rahmawati Ismail. Dia menjelaskan, masyarakat memang menyampaikan aspirasi terkait penutupan U-Turn yang berada di Bypass Ngurah Rai. Masyarakat menginginkan agar dilakukan rekayasa lalin untuk membuka kembali U-Turn yang ditutup. Namun, dia menyebut penutupan itu karena ada pengerjaan proyek underpass simpang patung Ngurah Rai untuk kepentingan umum. Di sisi lain, warga meminta diberi akses khusus sepeda motor.

Dia tak memungkiri pertemuan kemarin memang belum ada keputusan, kecuali bahwa permohonan warga ditampung untuk dikaji lebih jauh. Sebab, menurutnya, semua pihak yang hadir tak bisa memutuskan karena tidak mempunyai kewenangan. Makanya permintaan masyarakat tersebut akan disampaikan ke institusi yang berwenang memutuskan.

“Kami dari Polresta Denpasar bersama Dishub Badung akan membahas dan mengkaji bersama Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan. Selain itu, jalan itu merupakan jalan nasional. Kami akan melakukan koordinasi terhadap semua pihak yang mempunyai tanggung jawab,” urai polwan berpostur tinggi tersebut.

Di sepanjang jalur itu, ungkapnya, terdapat tiga U-Turn. Namun, melihat kondisi saat ini kemungkinan yang bisa dibuka hanya satu yang berada di depan Rama Tour. Meski demikian, tambahnya, tetap harus dilakukan kajian sistem penerapannya. Kajian itu bertujuan agar tidak terjadi antrean yang menyebabkan kemacetan. “Bypass merupakan jalur cepat. Yang harus diprioritaskan adalah keselamatan para pengguna jalan,” serunya.

Soal kapan dan titik mana akan dibuka menyesuaikan aspirasi warga, Rahma menyebut akan dikonfirmasikan Dishub Badung. “Sebenarnya di dekat bundaran sudah dibuka akses khusus motor. Namun, karena pengerjaan proyek sudah mengarah ke utara bundaran, maka dilakukan buka-tutup. Kalaupun nanti U-Turn itu dibuka, tetap harus memperhatikan kondisi. Kalau terjadi kemacetan parah maka akan ditutup sementara,” tandasnya. (113)

BACA  Desa Adat Kutuh Turun Tangani Ajang Trek-Trekan

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>