Aprindo Sebut Penutupan Hardys Malasah Internal

By on January 11, 2018
Aprindo Nilai Penutupan Hardys Akibat Malasah Internal

PENUTUPAN lima outlet dari sembilan outlet Hardys  yang saat ini sudah diambil
alih PT . Arta Sedana Retailindo, bukan semata-mata karena kondisi ekonomi.
Menurut  Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo)  Bali, penutupan tersebut
dikarenakan masalah  internal manajemen.Ketua Aprindo Bali,  Gusti Ketut Sumardyasa, mengatakan dirinya menampik
penutupan  tersebut karena pengaruh perlambatan ekonomi, serta dampak dari
meningkatnya belanja online. Di mana gejala-gejala permasalahan di internal Hardys,
sebenarnya sudah mulai terlihat sejak pertengahan  tahun 2016 lalu, baik dari sisi
kelengkapan barang dan permasalahan dengan pihak suplier dan perbankan.
“Tampaknya permasalahan ini tidak bisa diselesaikan oleh manajemen baru” kata
Sumardyasa, Kamis (11/1).
Mengingat terjadi penutupan yang mengakibatkan karyawan dirumahkan, kata dia,
tentu harus disikapi dengan serius. Tenagakerja terdampak tidak hanya yang langsung
bekerja, namun juga tenant, supplier bahkan usaha mikro yang menyewa space
berjualan. “Ini harus disikapi secara serius, baik penanganan maupun antisipasi efek
yang ditimbulkan. Penutupan secara serentak seperti ini, sebenarnya harus
dikomunikasikan dan diatur sedemikian rupa, sehingga efeknya tidak serta merta,"
ungkapnya. (126)

Komentar

Komentar

BACA  Puluhan Ormas di Bangli Tak Kantongi SKT

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>