Cekcok Dengan Istri, Sukada Gantung Diri

By on January 5, 2018
ilustrasi

Bangli, DenPost

Lantaran sakit hati dimarahi istri, Nengah Sukada (44) nekat gantung diri. Warga Banjar/Desa Sekardadi, Kintamani ini mengakhiri hidupnya di dahan nangka tegalan miliknya, Jumat (5/1). Sebelum ditemukan tak bernyawa, Sukada sempat cekcok dengan istrinya.Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, membeberkan, berdasarkan keterangan kerabat korban, sebelum nekat gantung diri, Sukada sempat cekcok dengan istrinya, Ni Wayan Ngartini (42). Pada Minggu (31/12) lalu, sekitar pukul 10.00, korban sempat dimarahi istrinya. Pemicunya korban menyemprot tanaman saat cuaca sedang hujan. Sejak keributan itulah, korban dengan istrinya tidak pernah berbicara. Korban juga tidak pulang setelah keributan tersebut. ‘’Korban tidur di pondokan tengah tegalan,’’ kata Sulhadi.

Selanjutnya pada Kamis (4/1) sekitar pukul 19.00, korban kembali hendak menyemprot tanaman di kebun. Istrinya saat itu kembali melarang korban menyemprot tanaman, tetapi tidak dihiraukan sehingga istrinya marah dan berkata kasar. Tak sampai di sana, Ngartini juga merampas alat penyemprotan yang dipegang suaminya lalu melemparkannya. Setelah keributan tersebut, sekitar pukul 20.00, korban pulang ke rumahnya di Sekardadi, tetapi selama di rumah tak diajak berbicara oleh anak maupun istrinya. Karena sakit hati, pukul 07.00, korban meninggalkan rumah. Istri korban baru mengetahui suaminya gantung diri pukul 08.30, setelah tiba di kebunnya. ‘’Saat di kebun, istri korban sempat mencari korban, tetapi tidak ditemukan. Ternyata korban ditemukan tewas gantung diri,’’ imbuh Sulhadi. (122)

Komentar

Komentar

BACA  Puluhan Truk Blokir Jalur Penelokan

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>