Komisi II Sidak Sejumlah Proyek Fisik

By on December 7, 2017
Komisi II DPRD Badung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek fisik

Mangupura, DenPost

Komisi II DPRD Badung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek fisik, Kamis (7/12). Yang dikunjungi di antaranya pembangunan Rumah Jabatan (RJ) Bupati dan Wakil Bupati di areal Puspem Badung, dan pembangunan SMPN 2 Mengwi. Sidak  dipimpin Ketua Komisi II DPRD Badung, I Wayan Luwir Wiyana. Turut mendampingi para anggota Komisi II yakni I Nyoman Mesir, I Gede Suardika, I Nyoman Oka Widyanta, I Nyoman Dirgayusa, I Nyoman Suka.Proyek fisik yang dikunjungi pertama adalah pembangunan SMPN 2 Mengwi dengan nilai kontrak mencapai Rp 29 miliar lebih. Berikutnya rombongan bergerak menuju RJ Bupati dan Wakil Bupati di areal Puspem Badung, yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp 23,4 miliar lebih. “Kami lakukan pemantauan langsung ke lapangan ini dalam rangka melaksanakan fungsi kontrol lembaga dewan terhadap penggunaan ABPD oleh pemerintah. Karena proyek fisik di Badung ini dibiayai dari APBD, kami ingin pastikan pengerjaannya sesuai dengan ketentuan,” kata Luwir Wiyana usai sidak kemarin.

 Setelah melihat langsung pengerjaan proyek fisik, politisi PDI Perjuangan itu menyatakan secara kualitas proyek sudah dikerjakan cukup bagus. Namun, hanya dari sisi pengerjaan saja yang perlu mendapat atensi. Apalagi ini sudah mendekati akhir tahun. “Kami tadi sampaikan kepada rekanan agar tepat waktu menyelesaikan pengerjaannya, agar tidak kena denda. Syukurlah mereka menyatakan siap menyelesaikan sesuai dengan kontrak,” terangnya.

 Dengan adanya bencana Gunung Agung, lanjut Luwir Wiyana, para wakil rakyat dapat memahami itu. Apalagi material proyek sempat langka. Tetapi aturan tetap harus ditaati. Sebab, kalau tidak menaatinya akan ada sanksi. “Apapun kendalanya, ya itu risiko. Kalau tidak selesai sesuai kontrak, silakan pemerintah mengambil kebijakan. Kami sifatnya hanya mendorong agar seluruh proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas politisi asal Kuta Selatan tersebut.

 Mengingat akhir tahun tinggal menghitung hari, Komisi II pun minta eksekutif melakukan pendataan terhadap seluruh proyek fisik yang dikerjakan menggunakan uang rakyat. “Mana yang kemungkinan proyeknya molor dan mana yang sudah selesai, kami sudah minta kepada Dinas PUPR. Intinya kami minta seluruh proyek di Badung itu harus baik dan berkualitas. Biar tidak percuma anggarannya banyak tapi kualitas tidak baik,” pesan Luwir Wiyana.(a/115)

Komentar

Komentar

BACA  ORI Bali Telusuri Permasalahan KBS

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>