Dana Kreasi Pembuatan Ogoh-ogoh Naik Jadi Rp 23 Juta

By on December 7, 2017
Dana Kreasi Pembuatan Ogoh-ogoh Naik Jadi Rp  23 Juta

DINAS Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung kembali menggelar lomba ogoh-ogoh menyambut hari suci Nyepi tahun 2018. Dalam pembuatan kreasi seni ogoh-ogoh ini , Pemerintah Kabupaten Badung meningkatkan dana tersebut dari Rp 15 juta menjadi  23 Juta untuk masing-masing Seka Truna (ST).Kepala Disbud Badung, Ida Bagus Anom Bhasma, Kamis (7/12) mengatakan,peningkatan dana untuk tiap seka teruna ini demi membantu para pemuda membuat kreasi ogoh-ogoh. Juga agar makin menjaga khasanah budaya dan tradisi di Bali. “Dulu hanya 15 juta sekarang meningkat 23 juta. Dengan peningkatan dana ini, para pemuda atau ST tidak lagi melakukan pungutan sumbangan dalam kegiatan pembuatan ogoh-ogoh tersebut. Bahkan  bisa nanti digunakan untuk pembuatan seragamnya juga. Dulu dana 15 juta banyak yang memberikan masukan  itu kurang, dan para seka teruna harus norok lagi. Dari masukan-masukan tersebut  sekarang kami tambahkan,” urainya. Hanya, sambungnya, seka teruna mendapatkan dana tersebut tidak murni Rp 23 juta, karena dipotong pajak 15 persen. Total yang dibagikan hanya Rp 20 juta.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kriteria lomba kegiatan ogoh-ogoh ini wajib berwujud buta kala,  tinggi maksimal 5 meter, tidak bermuatan politik, tidak porno dan tidak mengandung SARA. “Yang terpenting lagi menggunakan bahan yang ramah lingkungan, seperti bambu, kayu, guwungan, rotan, gedeg, dan tanpa menggunakan sterofoam atau gabus,” jelasnya.

Pemenang lomba, kata Anom Bhasma, akan diberI hadiah uang tunai. Untuk juara I Rp 15 juta, juara II Rp 12 juta, dan juara III Rp 10 juta. Kemudian untuk juara harapan satu hingga tiga masing-masing Rp 5 juta, dengan masing-masing dipotong pajak 15 persen.Kelengkapan administrasi peserta lomba paling lambat tanggal 22 Desember 2017 di Kantor Dinas Kebudayaan di Bagian Seksi Adat. Kelengkapan tersebut yakni fotokopi rekening BPD atas nama seka teruna, fotokopi KTP ketua ST, susunan kepengurusan ST, pengesahan lembaga, dan hari ulang tahun ST.

Bagaimana sistem pertanggungjawaban uang tersebut? Bhasma mengatakan, dana tersebut merupakan dana parstisipasi , jadi untuk pertanggungjawabnnya Dinas Kebudayaan yang akan membuatnya. “Nanti tidak seperti dulu, pihak ST yang bingung untuk ngurus ini dan itu. Nanti kami di dinas yang membuatkan formnya, dan tidak ada penyimpangan penggunaan dana tersebut,” tandasnya. (dwa)  

Komentar

Komentar

BACA  Hektaran Tegalan di Lukluk Ludes Terbakar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>