Masuk Kuburan Desa Adat Belimbing, Dua Pria Nyaris Dihakimi Massa

By on December 6, 2017
Masuk Kuburan Desa Adat Belimbing, Dua Pria Nyaris Dihakimi Massa

Tabanan, DenPost

Dua orang laki-laki, Budi (23) dan Slamet Efendi (27), nyaris babak-belur dihakimi massa. Pasalnya, mereka tepergok memasuki areal Kuburan Desa Adat Belimbing, Kecamatan Pupuan. “Mereka sudah kami pulangkan, karena tidak terbukti melakukan tindak pidana,” ungkap Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Ketut Mahendra, Rabu (6/12).Sebagai buruh serabutan, kedua orang tersebut mengaku jika akhir-akhir ini tidak ada pekerjaan. Mereka mencari tambahan dengan mencari uang kepeng atau pis bolong di Setra Adat Pakraman Belimbing. Hal itu juga pernah mereka lakukan di beberapa setra lainnya.

Namun, saat sibuk mengorek-korek bekas sesajen di gundukan tanah Kuburan Adat Belimbing, mereka kepergok warga. Warga pun mencurigai kehadiran kedua orang tersebut, sehingga beberapa warga sempat menghadiahi bogem kepada Budi dan Slamet.

Saat ditangkap warga, Budi dan Slamet tidak bisa menunjukkan identitas diri berupa KTP. Mereka ke tempat itu dengan mengendarai sepeda motor Honda Grand nopol DK 4616 GQ. Keduanya akhirnya dilepaskan setelah ada penjamin (pemilik motor) yang datang ke Polsek Pupuan dengan membawa kelengkapan surat sepeda motor dan kartu identitas kedua orang yang sempat diamankan itu. (121)

Komentar

Komentar

BACA  Melaju Kencang, Tak Terkendali, Mobil Boks Terguling

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>