Praktisi Pariwisata Tunggu Realisasi “Smart City”

By on November 22, 2017
Praktisi Pariwisata Tunggu Realisasi "Smart City"

Kuta, DenPost

Wacana pembangunan Badung menjadi Smart City sudah lama digaungkan. Berbagai langkah mewujudkan salah satu program andalan Bupati Badung ini. Apa manfaatnya bagi sektor pariwisata?Salah seorang praktisi pariwisata, Made Ramia Adnyana, Rabu (23/11) menilai program ini sangat bagus dan berdampak positif bagi sektor pariwisata. Program ini diharap bisa membuat adanya integrasi informasi yang bisa diakses oleh kalangan pariwisata. Salah satunya lewat pengadaan wifi gratis di kawasan pariwisata yang merupakan salah satu bagian dari smart city ini.

Selain itu, kata dia, dengan adanya kemudahan akses wifi ini, maka akan ada bisa juga dimanfaatkan untuk membuat bank data tentang berbagai hal menyangkut wisatawan yang ada di Badung. “Sebagai salah satu wilayah yang termasuk kabupaten terkaya di Indonesia, tentu ini tidak akan mustahil dilakukan. Apalagi Badung basis utamanya adalah sektor pariwisata. Jadi sudah selayaknya bisa menyatukan semua data turis yang ada di Badung, termasuk berapa lama wisatawan itu berlibur dan dari mana saja,” papar General Manager (GM) Hotel Soverign, Tuban ini.

Data yang terkumpul dalam bentuk tabulasi ini, diharap dalam bentuk data analitik. Jadi bisa digunakan sebagai kajian perbandingan dalam membuat program pemasaran oleh pelaku pariwisata di seluruh Badung. Dengan begitu, pelaku pariwisata bisa menyesuaikan apa yang harus dibuat dalam berpromosi, sehingga terintegrasi dengan apa yang diprogramkan pemerintah. “Program smart city Badung ini sangat inovatif dan tepat. Sebab, saat ini masyarakat hidup di era digital ekonomi,” urainya.

Yang tak kalah penting, imbuhnya, dengan adanya kawasan wifi gratis akan memudahkan wisatawan dan pelaku pariwisata dalam berkomunikasi. Pelayanan kepada wisatawan juga dinilai akan lebih maksimal. Destinasi di Badung juga akan mudah terkoneksi melalui informasi yang terintegrasi nantinya. Wisatawan yang setiap kali mencari destinasi wisata di Badung bisa melihat referensi yang bervariatif. Pengalaman wisatawan ini akan mudah disebar secara langsung dengan mencantumkan titik koordinat destinasi itu.

Dukungan segera terwujudnya program Badung menuju smart city ini juga dilontarkan Ketua Badan Promosi Pariwisata (BPPD) Badung, IGN Rai Suryawijaya. Dia menilai  pemasangan wifi gratis dari ujung paling utara sampai ujung paling selatan Badung itu akan makin memanjakan wisatawan dan masyarakat. Selain itu terobosan ini juga membuat wisman dan masyarakat bisa terlibat langsung melakukan promosi.

Hanya, meski akses internet sangat mudah, dia mengimbau masyarakat tidak membagikan hal-hal yang sifatnya menjadi bumerang bagi pariwisata Badung ke media sosial. “Kalau pariwisata sukses kan masyarakat juga sejahtera. Mari kita jaga pariwisata Badung dan ikut mempromosikan Badung bersama-sama,” sarannya.

Pentingnya akses internet di kawasan destinasi pariwisata sebelumnya juga diungkapkan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenparekraf, Prof. Gede Pitana.

Dari studi yang sangat terpercaya, jelas Pitana, membuktikan akan terjadi peningkatan 50 persen pendistribusian wisatawan ke Indonesia. Kabar baik destinasi tersebut tersebar melalui media sosial. Karena itulah dibutuhkan akses wifi yang baik untuk melakukan itu. “Wifi gratis ini sudah dilakukan oleh dua bupati atau walikota di Indonesia, yaitu Bupati Banyuwangi dan  Walikota Bandung. Mereka memasang wifi gratis di area taman yang dikunjungi masyarakat dan wisatawan. Lantas apa yang terjadi?  Banyuwangi yang dulunya tidak ada dalam peta pariwisata kini menjadi top, begitu juga dengan Bandung. Jadi, itu perlu sumber daya, karena promosi adalah investasi,” pungkasnya. (113)

Komentar

Komentar

BACA  Pembunuh Pasek Positif Gunakan Narkoba

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>