Lagi, Sampah Kiriman Serbu Pantai Kuta dan Legian

By on November 22, 2017
Lagi, Sampah Kiriman Serbu Pantai Kuta dan Legian

Kuta, DenPost
Memasuki hari kedua musim sampah kiriman, Rabu (22/11) kedatangan sampah di Pantai Kuta melonjak tajam. Berdasarkan data yang diungkapkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, sampah yang berhasil diangkut kemarin mencapai 5 ton.
“Kami upayakan agar semuanya bisa langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung,” ujar Kepala DLHK Badung, Putu Eka Merthawan.
Eka menjelaskan, pantai yang diserbu sampah kiriman ini adalah Pantai Kuta dan Legian, dengan paling banyak terjadi pada pagi hari. Dia juga mengungkapkan, dalam waktu beberapa hari ke depan jika terus terjadi hujan lebat dan angin kencang, pantai lain juga kemungkinan mengalami hal serupa. “Jadi kode dari sampah ini adalah hujan. Jika terjadi hujan malam hari berarti paginya langsung turun, karena pasti sampahnya penuh,” ujar mantan Camat Kuta Selatan ini.

Sebagai antisipasi, instansinya juga melakukan simulasi penanganan sampah, sekaligus uji coba sistem penanganan 24 jam pelayanan dalam seminggu. “Kami berusaha tak terjadi penumpukan sampah di tempat penampungan sampah. Selain itu, tim kami memberi atensi yang sering dijadikan tempat berjemur oleh wisatawan. Kami akui memang tak bisa langsung melakukan pembersihan total. Sebab, sampah terus berdatangan setiap saat,” tambahnya.

Sampah kiriman tahun ini diakuinya memang di luar dugaan. Dari pengalaman tahun sebelumnya, kata dia,  sampah yang terjadi pertama selalu didahului sampah palstik.
“Selain itu musim sampah biasanya terjadi pada bulan Desember. Berbeda dengan tahun lalu, sampah tahun ini justru terjadi pada bulan November. Dan, yang datang berbagai jenis gelondongan kayu dan batok kelapa. Sementara sampah plastik volumenya justru sedikit,” bebernya.

Dia menduga sampah plastik sedikit karena belum pernah terjadi banjir besar di Pulau Jawa.
Seperti dua tahun lalu saat pernah terjadi banjir besar di Jawa, yang menyebabkan volume sampah plastik lebih banyak dan terjadi lebih awal. Mengantisipasi penumpukan sampah itu, dia menerjunkan 700 orang personel. “Kami terjunkan ratusan personel dilengkapi dengan 3 unit mobil loader dan 30 unit truk pengangkut. Selain itu juga dilengkapi dengan mesin pemotong kayu gelondongan berukuran besar,” pungkasnya. (113)

Komentar

Komentar

BACA  Kapal Cepat Meledak, Dua Turis Tewas

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>