Tim Kementerian PAN-RB Apresiasi Akuntabilitas Kinerja Badung

By on November 14, 2017
EVALUASI KINERJA-Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Tim Evaluasi Kementerian PAN-RB, Aan Saiful Ambila saat melaksanakan evaluasi akuntabilitas kinerja serta reformasi birokrasi di Pemerintah Kabupaten Badung, Selasa (14/11) di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung.

Mangupura, DenPost

Tim Evaluasi Akuntabilitas Kinerja dan Reformasi Birokrasi, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI memberikan apresiasi atas kemajuan dan perkembangan sistem akuntabilitas kinerja di Kabupaten Badung. Hal ini terlihat dari komitmen Pemkab Badung dalam merumuskan tujuan, sasaran, indikator dan target kinerja yang sudah sangat terukur dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Evaluasi Kementerian PAN-RB, Aan Saiful Ambila saat mengevaluasi akuntabilitas kinerja serta reformasi birokrasi di Pemerintah Kabupaten Badung, Selasa (14/11) di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung. Kehadiran Tim Evaluasi Kementerian PAN-RB itu diterima Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa beserta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Badung. Pada evaluasi tersebut juga dilakukan pemaparan mengenai capaian kinerja tahun 2016 dan rencana kerja tahun 2016-2021 oleh Kepala Bappeda, Kadisdikpora, dan Kadis DLHK.

Menurut Aan, laporan kinerja yang disampaikan Pemkab Badung dan hasil presentasi beberapa kepala perangkat daerah, menunjukkan adanya komitmen untuk melakukan perubahan sesuai semangat reformasi birokrasi serta adanya upaya untuk mewujudkan sasaran sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Rencana strategis (renstra) perangkat daerah juga telah mengimplementasikan apa yang menjadi visi dan misi Pemkab Badung. Tujuan, sasaran serta indikator perangkat daerah juga sangat terukur dan akuntabel. Tim evaluasi meminta agar hal ini terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui inovasi dengan menyusun program dan kegiatan.

Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa atas nama Pemkab Badung menyambut baik pelaksanaan evaluasi laporan kinerja Pemkab Badung 2016 yang dilakukan pada tahun 2017 ini oleh Kementerian PAN-RB RI. Pemkab Badung, kata Adi Arnawa, secara prinsip berkomitmen untuk mewujukan reformasi birokrasi di Badung. Untuk mewujudkan hal itu, imbuh Adi Arnawa, telah dilakukan revisi RPJMD Kabupaten Badung.

BACA  Berantem, Pelajar SMK Kena Ditusuk

Dari revisi RPJMD ini, dicoba melakukan revisi terhadap beberapa indikator sehingga lebih fokus dan sejalan dengan visi dan misi Bupati Badung yang dituangkan dalan RPJMD Semesta Berencana Badung 2016-2021,” jelasnya.

Pimpinan perangkat daerah di Badung juga diajak ke kantor Kementerian PAN-RB untuk mendapatkan asistensi  penyusunan RPJMD, Renstra, Renja dan RKP yang minimal harus dilakukan oleh semua PD. “Melalui asistensi tersebut, pimpinan PD sudah mulai mengetahui dan konsisten melaksanakan apa yang menjadi keinginan pimpinan melalui renstra PD yang telah memuat target per tahun,” tambahnya.

Tekad mempertahankan  komitmen membangun budaya kinerja juga diwujudkan melalui penandatanganan fakta integritas oleh seluruh aparat sipil negara (ASN) sampai perangkat daerah serta kewajiban penandatanganan perjanjian kinerja untuk mewujudkan kinerja yang diperjanjikan kepada atasan. Dilaporkan pula bahwa capaian kinerja dari 21 sasaran dan 36 indikator kinerja utama, secara umum capaian kinerja tergolong sangat baik dengan rata-rata tingkat capaian kinerja 122,30 persen. Ini membuktikan sudah terjadi perubahan paradigma di Pemkab Badung.

Lebih lanjut dijelaskan, mulai 2014 Badung memanfaatkan pelaporan kinerja berbasis e-Sakip bekerja sama dengan Pemprov Yogyakarta, dan tahun ini Badung melalui Kominfo akan membangun sistem sendiri dengan mengintegrasikan semua sistem aplikasi yang ada. Pemkab juga melakukan bimbingan teknis (bintek) sebagai komitmen dalam rangka penerapan reformasi birokrasi di badung.

Dengan upaya dan langkah ini kami harapkan nilai Lakip Badung yang sebelumnya BB menjadi A,” harap Adi Arnawa.

Rekomendasi terakhir berkaitan dengan pengembangan sistem reward and funishment, saat ini Badung sedang melakukan uji coba penerapan e-kinerja dan rencananya akan diterapkan mulai tahun 2018. Berdasarkan e-kinerja ini, reward and punishment berupa tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) akan ditentukan oleh capaian kinerja dan tingkat kehadiran ASN. Untuk mendorong kinerja perangkat daerah dan pemerintahan desa, mulai 2018 Pemkab Badung akan memberikan penghargaan “Mangupura Award” bagi perangkat daerah dan pemerintahan desa yang berkinerja sangat baik.

BACA  TPID Badung Sidak dan Operasi Pasar

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>