Tersangkut Kasus Korupsi, Perbekel Dencarik Ditahan

By on November 8, 2017
Tersangkut Kasus Korupsi, Perbekel Dencarik Ditahan

Singaraja, Denpost

Perbekel Dencarik, I Made Suteja, ditahan Kejaksaan Negeri Singaraja, Selasa (7/11) sore kemarin. Dia terjerat kasus korupsi yang diduga menilep dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (ABPDes) Desa Dencarik, pada tahun 2015 dan 2016 lalu.Suteja mendapat surat panggilan dari Kejaksaan Negeri Singaraja diminta memberi keterangan terkait dengan pengelolaan dana APBDes Dencarik pada tahun 2015 dan 2016 silam. Saat menjalani pemeriksaan, statusnya lantas ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka dan langsung ditahan. Suteja langsung digelandang ke Lapas Singaraja untuk menjalani penahanan.

Penahanan itu terbilang cepat dibanding kasus serupa sebelumnya. Kajari Singaraja  sudah sejak awal tahun 2017 menarget Suteja menjadi pesakitan. Dalam proses penyelidikan yang dilakukan kejaksaan, diduga Suteja melakukan penyelewengan dana APBDes tahun anggaran 2015 dan 2016. Nilainya sekitar Rp 149 juta.

Penyelewengan dana itu meliputi sejumlah kegiatan. Nulai dari lomba desa, bantuan sosial, maupun kegiatan lainnya. Kasi Pidsus Kejari Singaraja, Indra Harvianto Saleh tak memberikan penjelasan secara mendetail terkait kasus yang menjerat Suteja. Indra hanya menyampaikan bahwa kasus yang terkait dengan pengelolaan APBDes di Desa Dencarik.

“Kebetulan mengenai pengelolaan APBDes di Desa Dencarik pada tahun 2015 dan tahun 2016,”  ucapnya.

Namun, ketika disinggung soal kerugian, Indra enggan menjelaskannya lebih jauh. Sementara itu, tersangka I Made Suteja, melalui kuasa hukumnya, Indah Elsya, menyatakan, penahanan yang dilakukan kejaksaan terlalu dini. Dalam beberapa kali kasus korupsi, biasanya kejaksaan baru melakukan penahanan menjelang proses pelimpahan kasus. Atas kondisi tersebut, Indah menyatakan segera mengajukan penangguhan penahanan pada kliennya.

“Saya pikir penahanan terlalu dini. Kalau sudah tahap dua, kami pikir tidak masalah. kami upayakan melakukan penangguhan penahanan pada klien kami,” tegas Indah. Namun secara rinci, Indah juga tak bicara banyak dan semuanya akan dibuka di persidangan. (118)

BACA  Datangi Kejaksaan

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>