Stok Darah di RSUD Klungkung Menipis

By on November 5, 2017
Stok Darah di RSUD Klungkung Menipis

Semarapura, DenPost

RSUD Klungkung kini tidak hanya menalangi biaya klaim pelayanan pasien pengungsi Gunung Agung yang mencapai Rp 1,3 miliar. Namun juga mulai memikirkan ketersediaan stok darah yang ada di rumah sakit. Pasalnya, jumlah stok darah Palang Merah Indonesia (PMI)  Klungkung mulai menipis seiring dengan meningkatnya jumlah pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit. Apalagi saat pasien pengungsi Gunung Agung membutuhkan darah, mereka tidak membawa donor pengganti. Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nyoman Kesuma, ketika dimintai konfirmasi, Minggu (5/11), mengatakan, stok paling sedikit yakni untuk golongan darah AB tersisa hanya 3 kantong, selanjutnya golongam darah O hanya tersisa 4 kantong. Sedangkan untuk golongan darah A tersisa 11 kantong dan golongan darah B sebanyak 20 kantong.

Di tengah persedian darah yang terus menipis, Kesuma menyampaikan kebutuhan darah justru mengalami peningkatan yakni sekitar 15 persen dari bulan sebelumnya. Menurutnya, sesuai catatan pada periode September-Oktober, jumlah darah yang digunakan pasien pengungsi mencapai 71 kantong darah. Berarti rata-rata kebutuhan darah yang digunakan pengungsi mencapai 35 kantong darah per bulannya. (119)

Komentar

Komentar

BACA  Kacabjari Pindah, Kasus GOR Nusa Penida Jalan di Tempat

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>