Desa Tegal Harum Berdayakan Masyarakat Lewat Pelatihan Buat Kue

By on October 23, 2017
Desa Tegal Harum Berdayakan Masyarakat Lewat Pelatihan Buat Kue

Tegal Harum, DenPost

Dalam upaya memberdayakan masyarakat, khususnya ibu PKK, Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, mengadakan pelatihan membuat kue di delapan banjar se-desa setempat. Kali ini, pelatihan membuat pizza dilaksanakan Desa Tegal Harum di ruang pertemuan desa Minggu (22/10) kemarin.Pelatihan ini dibuka Perbekel Desa Tegal Harum, I Wayan Sunarta, bersama Ketua TP PKK Desa Tegal Harum, Ni Wayan Dastri Sunarta; Sekretaris, Desak Nyoman Budiastiti dan Wakil, IA Suwamini.Perbekel Desa Tegal Harum, I Wayan Sunarta, mengatakan pelatihan membuat kue dilaksanakan di delapan banjar dengan mengundang ibu PKK yang ada di Desa Tegal Harum pada 18 – 25 Oktober. ’’Tujuan dari pelatihan membuat kue ini khususnya di Desa Tegal Harum bagi ibu-ibu PKK ini agar tidak ada pengangguran dan meningkatkan potensi-potensi yang dimiliki sehingga kami rangkum dengan membuat wadah sebuah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan mempersiapkan wadah-wadah seperti PKK Desa Tegal Harum kami siapkan toko-toko dan kios-kios untuk hasil pembuatan kue termasuk juga di kantin desa,’’ kata Sunarta.Dengan pembinaan dan pelatihan pembuatan kue, seperti pia susu, jajanan Bali maupun jajanan lainnya bisa dipakai sebagai bahan upacara agama. ’’Dalam pelatihan membuat kue di masing-masing banjar melibatkan lima orang peserta. Pelatihan membuat kue ini juga kami kelompokkan supaya memiliki inovasi tersendiri dalam pembuatan  kue,’’ ujarnya.Sementara Sekretaris TP PKK Desa Tegal Harum, Desak Nyoman Budiastiti, yang juga Ketua Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Desa Tegal Harum, menyatakan Tim Penggerak (TP) PKK Desa Tegal Harum yang merupakan perpanjangtanganan dari pemberdayaan dan juga pembinaan masyarakat turut membantu Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Pembinaan Masyarakat Desa Tegal Harum. Untuk pemberdayaan masyarakat telah banyak dilakukan kegiatan salah satunya yakni pelatihan membuat kue yang dilaksanakan pada 18 – 25 Oktober. ’’Pelatihan membuat kue yang pertama yaitu membuat kue kering, membuat pie susu, membuat pizza dan membuat kue tradisional kaliadrem, bendu dan kinkin,’’ ucap Budiastiti.Diungkapkannya, pelatihan membuat kue yang dijadikan sebagai pemberdayaan masyarakat karena semua umat, baik Hindu, Kristen dan Islam selalu membutuhkan kue kering. Selain itu, pie susu yang dijadikan pelatihan ini merupakan kue oleh-oleh khas Bali.’’Kami juga ingin memberdayakan ibu-ibu PKK, karena ibu-ibu sebagai pendamping suami dan pengayom anak-anak hendaknya tahu makanan bergizi. Sehingga kita terbebas dari yang namanya 5 P yaitu penyedap, pewarna dan pengawet. Selaun itu, kami juga ingin supaya ibu-ibu kerjaannya tidak ngerumpi saja, tapi bisa membantu menambah ekonomi keluarga. Jika berbakat ibu-ibu PKK ini bisa membentuk kelompok-kelompok kecil yang namanya UPPKl (usaha peningkatan pendapatan keluarga). Sehingga terbentuklah keluarga yang sejahtera,’’ katanya seraya menyebutkan Desa Tegal Harum pernah juara satu tingkat provinsi dan maju ke tingkat nasional.Instruktur pelatihan pembuatan kue yakni Anastasia. Dia mengharapkan ibu PKK yang mengikuti pelatihan pembuatan kue supaya ditindaklanjuti ke banjar masing-masing dan pada Hari Ibu, 22 Desember mendatang, akan diadakan lomba membuat kue, sehingga ada hasil dari pelatihan pembuatan kue ini. (b/112)

BACA  Umanis Galungan, Pasar Tradisional Sepi

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>