Pengurus Pasraman Widya Astiti Dharma Dikukuhkan

By on October 8, 2017
Pengurus Pasraman Widya Astiti Dharma Dikukuhkan

Pecatu, DenPost

Bendesa Adat Pecatu, Made Sumerta, Jumat (6/10), secara resmi mengukuhkan pengurus Pasraman Widya Astiti Dharma Desa Adat Pecatu. Selain itu secara bersamaan juga dikukuhkan pengurus Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Desa Adat Pecatu.Hadir dalam pengukuhan tersebut Camat Kuta Selatan, Made Widiana; Perbekel Desa Pecatu, Made Karyana Adnyana; Ketua LPM, perwakilan Kapolsek dan Danramil Kutsel serta undangan lainnya.

Usai dilantik pihak WHDI langsung menyerahkan bantuan yang ditujukan kepada pengungsi Gunung Agung lewat desa adat.

Selanjutnya pihak Desa Adat bersama prajuru, para kelian dan tokoh lainnya berangkat menuju me tempat pengungsian di Tembok, Singaraja untuk menyerahkan satu truk bantuan yang sudah dikumpulkan di Kantor Desa Adat Pecatu. Bantuan tersebut bersumber dari kalangan pengusaha, krama dan pihak desa adat yang nantinya akan diserahkan secara bertahap.

Sumerta dalam sambutannya mengatakan, tujuan didirikannya pasraman tersebut adalah untuk mengembangkan dan melestarikan seni budaya yang berlandaskan nilai-nilai ajaran agama Hindu kepada generasi muda. Mereka tergabung dalam wadah Seka Taruna Desa Adat Pecatu serta para lansia dengan konsep pendidikan seumur hidup.

Adapun program yang dilaksanakan yaitu program tari dan tabuh. Program berikutnya adalah mewirama  bekerja sama dengan Widya Sabha dan kegiatan literasi lainnya dalam menggalakkan gemar membaca.

Selain itu juga dilakukan penyuluhan seperti penyuluhan narkoba serta pengembangan diri kepada generasi muda dalam rangka meningkatkan SDM berkualitas untuk menjadi generasi unggul. “Kami juga sudah melaksanakan pangelukatan sapuh leger dan pawintenan Saraswati untuk anak-anak sekolah,” terang Sumerta.

Terkait pengukuhan WHDI, Bendesa yang juga anggota DPRD Badung ini memaparkan, kaum wanita Hindu perlu wadah untuk membina umat Hindu khususnya kaum wanita Hindu sehingga terwujud wanita Hindu yang cerdas, mandiri dan berbudi luhur. Selain itu juga berperan dalam keluarga, masyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai jagaditha dengan budaya organisasi yang modern. “Khusus di Desa Adat Pecatu, WHDI sebagai relasi yang sangat memegang peran penting dalam mendukung program-program Desa Adat Pecatu,” paparnya.

BACA  Matangkan Materi, Pansus

Untuk itu WHDI diharapkan merancang program-program pemberdayaan sehingga wanita Hindu mempunyai wawasan dalam melangsungkan eksistensinya di masyarakat. “Kami desa adat akan memberikan dukungan kepada WHDI. Silahkan kembangkan dalam wujud nyata dan tepat sasaran. Selanjutnya kami mohon WHDI Kecamatan untuk memberikan pembinaan sesuai dengan tupoksi organisasi,” pungkasnya.

Camat Kutsel, Made Widiana, berharap melalui pasraman ini nantinya pelestarian adat seni dan budaya tetap terjaga. Demikian juga dengan dikukuhkannya WHDI tersebut. “Saya harapkan eksistensinya bisa dijaga agar dapat berperan dalam pelestarian adat dan budaya yang akan mendukung proses kita beragama Hindu,” harapnya. (a/113)

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>