Ini yang Bisa Mengancam Populasi Sapi

By on October 4, 2017
SAPI - Sapi-sapi yang dipelihara peternak di Bali.

Denpasar, DenPost

Sejak Gunung Agung berstatus awas, peternak sapi  di wilayah  Karangasem terutama Kawasan Rawan Bencana (KRB)  banyak yang menjual ternaknya dengan harga murah. Penjualan ternak secara besar-besaran di daerah yang mendominasi populasi sapi tersebut dikhawatirkan bisa mengancam populasi sapi di Bali. Pasalnya dalam kondisi seperti ini, penjualan ternak sapi tidak terdata dan tidak terseleksi dengan baik seperti pada hari-hari biasa.“Akibat  kejadian ini saya khawatirkan  akan berdampak pada penurunan populasi sapi bali karena tidak terseleksi dengan baik. Berbeda saat  kondisi normal, sapi yang dijual diperhitungkan lebih dahulu, yang besar dijual dan yang masih kecil dipelihara. Demikian juga induknya yang masih produktif akan dipelihara sedangkan yang masa akfir  bisa dijual,” ujar Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Bali, Prof. Dr. I Nyoman Suparta, Rabu (4/10).

Dikatakannya, kemungkinan terburuk akan terjadi apabila  sapi-sapi betina produktif terjual hingga keluar Bali yang tentunya akan mengancam menurunnya populasi sapi Bali.  Apabila hal tersebut terjadi akan membutuhkan waktu yang lama yakni sekitar satu hingga dua tahun untuk pemulihannya.  (126)

Komentar

Komentar

BACA  Pasar Semarapura Akan Ditata, Pedagang Mulai Waswas

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>