Komisi IV Minta Cakupan Kartu Pengungsi Diperluas

By on October 2, 2017
Nyoman Parta

Renon, DenPost

Pemerintah tampaknya kewalahan dengan banyak jumlah pengungsi akibat meningkatnya status Gunung Agung. Para pengungsi didata lagi dan dibekali kartu. Kartu pengungsi kabarnya untuk alat penukaran bagi pengungsi untuk mendapatkan lauk-pauk.Menyikapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta, langsung menyoroti fungsi kartu pengungsi tersebut. Ia juga mempertanyakan cakupan fungsi kartu tersebut. Yang ia dengar, kartu tersebut selama ini hanya digunakan untuk mengambil lauk-pauk. “Kami mempertanyakan cakupan dari kartu pengungsi tersebut,” kata Parta, di gedung DPRD Bali, Senin (2/10). Menurut Parta, alangkah lebih baik jika kartu pengungsi bisa berfungsi lebih dari sekadar mengambil lauk-pauk. “Cakupan fungsi kartu pengungsi itu agar bisa lebih luas. Misalnya saja untuk kesehatan, bahkan bila perlu untuk mencari pekerjaan,” ujarnya.

Dikatakan juga, untuk jangka panjangnya, pemegang kartu pengungsi tersebut tidak kena iuran desa ataupun banjar. Mengingat statusnya adalah masih mengungsi. Demikian juga, kartu pengungsi itu bisa digunakan untuk urusan kesehatan. Kata dia, selama ini hanya pengungsi yang memiliki kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang gratis, sehingga para pengungsi yang tak memiliki kartu BPJS baik berupa KIS atau Mandiri tak bisa dilayani. (106)

Komentar

Komentar

BACA  SMAN 2 Denpasar Dinilai Tim Lomba KSPAN Provinsi Bali

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>