Lulusan SMK Harus Siap Hadapi Persaingan Global

By on September 13, 2017
PENYULUH JABATAN - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, IGA Rai Anom Suradi, didampingi I Putu Ratna Lati Kammanta, Kasek Ketut Widia serta para guru dan siswa saat penyuluh jabatan di SMK Dwijendra Denpasar, Selasa (12/9).

Peguyangan, DenPost

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Drs. IGA Rai Anom Suradi, M.M., mengatakan sekarang ini sudah masuk eranya kompetensi. Bila ingin cepat diterima kerja, lulusan SMK harus memiliki kompetensi.’’Di zaman kompetensi dan zaman digital saat ini, lulusan harus memiliki pola pikir global. Bila tidak, lulusan SMK akan menjadi pengikut saja,’’ kata Anom Suradi saat membuka kegiatan penyuluh jabatan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar di SMK Dwijendra, Selasa (12/9) kemarin.

Menurut Anom Suradi, dalam era MEA, mobilitas pasar kerja di kawasan ASEAN makin terbuka dan bebas. Hal ini berdampak terbukanya peluang sekaligus persaingan kerja yang semakin ketat antarnegara-negara ASEAN.

’’Syarat formal pendidikan memang penting. Tapi kompetensi lebih diutamakan. Jadi sekarang yang dibutuhkan adalah orang-orang yang berpengalaman, punya keahlian, lulus uji kompetensi dan mendapat sertifikat kompetensi. Inilah yang bisa masuk pasar kerja internasional,’’ katanya.

Menurut birokrat asal Peguyangan ini, beberapa hal yang membuat calon karyawan dapat diterima dengan cepat adalah kemampuan yang dimiliki oleh calon karyawan. Kemampuan dicari adalah kemampuan softskill-nya. Pasalnya, hardskill lebih mudah untuk dipelajari dibanding dengan membentuk softskill karyawan.

’’Softskill yang biasanya dibutuhkan oleh dunia kerja adalah kemampuan beradaptasi di tengah situasi bisnis yang dinamis. Softksill lain yang dibutuhkan adalah integritas, kerajinan, sikap profesionalisme dan sikap pantang menyerah,’’ ujar ayah dua anak ini.

Anom Suradi menambahkan, ada empat hal yang harus diperhatikan dalam bekerja bila ingin sukses, yakni canda, wirya, citta dan wimangsa. Canda artinya menyenangi pekerjaan. Sedangkan wirya berarti ulet, tekun dan tidak mudah menyerah. ’’Citta artinya fokus pada suatu pekerjaan. Wimangsa, kita harus berinovasi, kreatif di dalam bidang pekerjaan sehingga akan selalu ada peningkatan-peningkatan di dalam mutu pekerjaan,’’ katanya.

BACA  Bali Raih Juara Satu Kontes Layanan Honda Nasional 2016

Kasi Pelayanan Antar Kerja Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (DTKSK) Kota Denpasar, I Putu Ratna Lati Kammanta, S.E., M.Si., berharap kepada siswa untuk dapat lebih membekali diri dengan keterampilan-keterampilan di luar yang diperoleh di sekolah, seperti keterampilan komputer, bahasa Inggris dan lainnya. Pemerintah Kota Denpasar memiliki website bursa kerja yang menyediakan informasi lowongan kerja yang up to date yang bisa di akses di http://bursakerja.denpasarkota.go.id.

Kepala SMK Dwijendra, Ketut Widia, M.Pd., mengapresiasi penyuluh jabatan yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, sehingga para siswa dapat lebih detail mengenal dunia kerja. Dia mengatakan SMK Dwijendra berkomitmen mecetak lulusan berkarakter juga berdaya saing tinggi. Mereka disiapkan bekerja, melanjutkan studi dan wirausaha. (a/123)

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>