Pengelola Koperasi Harus Memiliki Sertifikasi Kompetensi

By on September 12, 2017
Pengelola Koperasi Harus Memiliki Sertifikasi Kompetensi

Dangri, DenPost

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar menggelar diklat sertifikasi kompetensi pengelola koperasi di Hotel Grand Mirah Denpasar, Senin (11/9) kemarin s.d. 23 September. Kegiatan yang diikuti 56 pengelola atau manajer koperasi , khususnya koperasi yang melaksanakan usaha simpan-pinjam ini, dibuka Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya.Eddy Mulya mentatakan diklat tersebut sangat penting dilaksanakan pada era global saat ini, mengingat tingkat persaingan bisnis antarpelaku usaha makin kompetitif. Untuk itu, gerakan koperasi harus siap menghadapi tantangan tersebut dengan meningkatkan kompetensi diri, pengelolaan koperasi yang makin profesional, memperbesar skala usaha koperasi, meningkatkan kerjasama kemitraan antarkoperasi dan pelaku bisnis lainnya serta menggunakan teknologi informasi. Terlebih lagi Pemkot Denpasar sudah mencanangkan diri sebagai Kota Kompetensi, sehingga sudah menjadi kewajiban semua pihak, termasuk insan-insan koperasi untuk meningkatkan kompetensi.

Menurut Eddy Mulya, Pemkot Denpasar berkomitmen menjadikan Kota Denpasar menjadi Kota Kompeten. Karena itu, Eddy Mulya juga meminta semua tenaga kerja dan yang melakukan profesinya di Kota Denpasar dituntut memiliki sertifikasi kompetensi. ’’Basisnya sudah jelas Badan Nasional Sertifikasi Kompetensi telah mengamanatkan sehingga di Denpasar tidak ada persaingan tenaga kerja yang tidak sehat,’’ ujarnya.

Semua pengurus koperasi, kata dia, harus memiliki sertifikat kompetensi, mengingat koperasi basisnya sangat kuat. Selain itu, pengembangan teknologi kerakyatan juga harus berani menampilkan orang-orang profesional. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan bahkan yang sudah memiliki sertifikat kompetensi juga harus siap untuk dievaluasi untuk membuktikan komitmennya. ’’Seperti diperbankan sertifikasi kompetensi atau keahliannya di-refresh atau dicek kembali dengan dikoordinasikan kepada BNSP. Sehingga orang yang memiliki sertifikat selalu dalam kondisi yang siap hadir dengan profesionalnya,’’ ujarnya.

BACA  Jelang Usaba Kedasa, Arus Lalin Dialihkan

Supaya semua pengelola koperasi memiliki sertifikat kompotensi, Eddy Mulya juga meminta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar mengadakan sosialisasi kepada semua gerakan koperasi untuk memberlakukan syarat harus memiliki sertifikat kompetensi bagi pengelola koperasi.

Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, menyatakan kompetensi ini merupakan implementasi dari visi misi Walikota Denpasar untuk mewujudkan Kota Kompeten. Maka pihaknya ingin semua gerakan koperasi khususnya pengelola harus memiliki sertifikat kompetensi. ’’Maka dari itu saya mengimbau siapa pun yang menjadi ketua koperasi harus mempunyai sertifikasi kompetensi. Kalau dia tidak kompeten berarti dia belum bisa mengelola atau menjalankan usaha-usaha koperasi,’’ ujarnya.

Sampai saat ini, kata dia, pengelola koperasi yang telah memiliki sertifikasi kompetensi 254 pengelola. Apabila semua peserta lulus dalam uji sertifikasi kali ini maka dari keseluruhan koperasi di Kota Denpasar baru 30,59% pengelola koperasi yang memiliki sertifikasi kompetensi. (a/112)

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>