Belasan Sumur di Air Anakan Tercemar Limbah Pabrik

By on September 5, 2017
TERCEMAR LIMBAH - Warga di Dusun Air Anakan, Desa Banyubiru, Negara saat menimba air dari sumur mereka yang  tercemar limbah.

Negara, DenPost
Warga Dusun Air Anakan, Desa Banyubiru, Jembrana, Selasa (5/9) mengeluh dan protes. Pasalnya sumur milik mereka mengering dan tercemar limbah pabrik kertas yang dekat dengan perkampungan warga.Sejumlah warga mengaku masalah ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama, tepatnya ketika sumur bor dan pabrik beroperasi.
Sering kali pihak pabrik diperingatkan oleh pihak desa. Berbagai solusi juga sudah dilakukan. Sampai pihak pabrik mengalirkan air ke rumah warga. Tapi sejak ada pergantian bos dan manajemen, air belakangan seret dan janji-janji perusahaan kepada warga tidak dipenuhi.

Aisyah, salah seorang warga mengatakan, warga pernah demo ke pabrik setelah itu baru disuplai air ke rumah-rumah warga. Sementara warga lainnya, Hasan Maruf, mengatakan, sumur warga sudah tidak layak pakai karena pengaruh limbah sangat besar. “Dari aroma airnya sudah beda. Kalau musim hujan itu warnanya hitam,” jelasnya.

Menurut informasi, pabrik yang tidak memasang papan nama perusahaan ini sebelumnya bernama PT Mahkota Mitra Jembrana yang berdiri tahun 2003 dan PT Bali Kertas berdiri tahun 2008. Entah bagaimana perusahaan ini dijual dan berganti nama menjadi PT Jaya Paperina Persada yang dimiliki oleh orang dari Jakarta.
Perbekel Banyubiru, Masturi, saat dimintai konfirmasi mengaku akan segera memanggil pihak pabrik dan melakukan mediasi dengan warga yang terdampak limbah. (120)

Komentar

Komentar

BACA  Dagang Canang Nyambi Jualan SS

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>