Dua Korban Lakalantas Membusuk di Kebun Kopi

By on August 10, 2017
Dua Korban Lakalantas Membusuk di Kebun Kopi
Singaraja, Denpost
Diduga korban lakalantas, dua sosok mayat laki dan perempuan ditemukan dalam kondisi membusuk di areal kebun kopi Dess Sepang, Kecamatan Busungbiu Kamis (10/8) kemarin. Diperkirakan sudah hampir sebulan sehingga wajah sulit dikenali dan menebar bau busuk yang menyengat.

Saksi mata yang pertama menemukannya Nyoman Martono (59) warga Dusun Bujak, Desa Sepang, Kecamatan Busungsiu, Kamis (10/8) sekitar pukul 07.30 wita. Pagi itu Martono hendak melihat kebun kopi yang sudah lama tak dipantau lantaran disibukkan oleh kegiatan upacara keagamaan.  Ketika sampai di perkebunan kopi, dia pun mencium bau busuk menyegat hidung. Penasaran, dia pun memutuskan untuk menelusuri sumber bau tersebut. Ternyata, ada dua mayat sudah dalam kondisi membusuk dalam posisi tubuh setengah telentang. Yang mengagetkan, lehernya putus dan tengkoraknya berada di belakang tubuhnya. Beberapa meter dari lokasi mayat ada sebuah motor Honda Beat Nopol DK 7919 CU tersangkut di rerimbunan semak belukar. Martono pun bergegas kembali pulang, dan melaporkan penemuan kepada warga.

“Setalah saya menemukan kedua mayat, saya langsung lapor kepada klian, setelah itu saya ngajak warga ke kebun, kejadiannnya sekitar jam setengah delapan pagi, saya sudah sebulan tidak kekebun karena banyak ada upacara adat, saya kekebun untuk membersihkan kebun cengkeh,” ungkapnya.

Tanpa dikomando, puluhan warga bergegas menuju lokasi penemuan mayat, dan beberapa diantaranya ada juga yang langsung menghubungi Polsek Busungbiu.

Berdasarkan hasil identifikasi tim Polres Buleleng bersama petugas kesehatan, mayat dalam kondisi membusuk belakangan diketahui bernama M. Arifin, S. Ag tinggal di Geriya Indah II Jl. Pandu nomor 100 RT/RW 013/003 Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjar Baru Selatan, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan.Sedangkan mayat berjenis kelamin perempuan bernama Mardiyanti asal Desa Penasaban, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ataupun penganiayaan.
“Kami menduga, korban meninggal murni akibat kecelakaan lalu lintas. Jatuh ke jurang sedalam 20 meter di kebun kopi milik Nyoman Martono. Melihat kondisi tubuh sudah membusuk dan tidak utuh, kejadiannya kami perkirakan terjadi satu bulan lalu,” ungkap Kapolsek Busungbiu AKP I Nengah Muliadi. Di lokasi kejadian juga ditemukan sebuah tas wanita  warna hitam yang didalamnya berisi sebuah dompet warna hitam, brosur kredit barang barang UD Sari Buana, Handphone Nokia warna merah, bungkus dupa, dan buku catatan kredit. Polisi masih menelusuri rentetan peristia dan petugas PMI Buleleng mengevakuasi dua sosok mayat itu ke rumah sakit. (118)

Komentar

Komentar

BACA  Sidang Pascakabur, Lengkong Minta Hukuman Ringan

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>