Pengempon Dilematis Larang Wisatawan Masuk Goa Lawah

By on July 30, 2017
GOA LAWAH - Sejumlah wisatawan berkunjung ke Pura Goa Lawah, Minggu (30/7).

Semarapura, DenPost

Bergulirnya wacana akan dibuatkannya aturan agar wisatawan tidak boleh masuk sampai ke utama mandala atau bagian dalam pura, mendapat tanggapan beragam dari sejumlah pihak. Salah satunya dari Bendesa Pura Goa Lawah, Putu Juliadi.  Pihaknya mengaku dilematis jika mengikuti aturan tersebut. “Objek yang kami jual (Goa Lawah) ada di dalam pura,” ujar Juliadi, Minggu (30/7).

Menurut Juliadi, seharusnya pihak terkait tidak terlalu buru-buru membuat aturan pelarangan wisatawan untuk masuk ke utama mandala pura seperti yang ramai diberitakan di media. Justru hal yang paling penting bagi Juliadi bagaimana pihak pengelola objek wisata atau pengempon pura, untuk mampu mengatur dan mengawasi para wisatawan yang hendak melakukan aktivitas wisata di tempat suci.

“Seperti di Goa Lawah, dalam aturan yang kami sudah jelas. Wisatawan harus berada di belakang para pamedek yang melakukan persembahyangan,” ujarnya.

Selain itu setiap rombongan wisatawan yang datang ke Pura Goa Lawah harus didampingi oleh pengayah pura yang bertugas untuk mengawasi aktvitas wisatawan.  Kebetulan juga di utama mandala pura juga terpasang 3 unit CCTV yang khusus untuk mengawasi aktivitas para wisatawan yang berkunjung ke Pura Goa Lawah. “Pura Goa Lawah daya tariknya goa yang isi kelelawar, ditambah aktivitas spiritual masyarakat yang melaksanakan upacara yadnya. Semuanya ada di utama mandala pura. Kalau kita larang, apa yang menjadi daya tarik wisata lagi?” katanya. (119)

Komentar

Komentar

BACA  Opini Bali Edisi 3 Mei 2016

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>