OJK Imbau Masyarakat Waspada Investasi Bodong

By on July 4, 2017
Zulmi, Kepala Kantor OJK Regional VIII Bali dan Nusa Tenggara

Sanur, DenPost

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VIII Bali dan Nusa Tenggara terus megingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan investasi. Hal tersebut dikarenakan  banyaknya investasi bodong di masyarakat. Salah satunya  yang meresahkan perbankan dan masyarakat yakni  UN Swissindo dan Koperasi Indonesia.  Namun,  sejak satu bulan belakangan ini, OJK tidak pernah menerima laporan terkait dua  usaha  tersebut yang  menawarkan pelunasan kredit.“Kalau dulu memang banyak  ada yang melapor ke OJK terkait   surat pelunasan kredit  oleh dua perusahaan tersebut ke perbankan. Namun satu bulan belakangan ini kami tidak ada  menerima laporan dan masukan terkait investasi bodong tersebut,” ujar Zulmi,  Kepala Kantor OJK Regioanl VIII Bali dan Nusa Tenggra, Selasa (4/7).

Dengan tidaknya ada laporan tersebut, Zulmi berharap,  investasi bodong  di Bali benar-benar tidak ada lagi. Apabila masih beroperasi, lanjutnya, akan berpengaruh terhadap kredit bermasalah (Non Performing Loan / NPL) perbankan.

Karenanya Zulmi mengimbau masyarakat  dan juga seluruh lembaga jasa keuangan untuk segera mengingatkan dan mengedukasi nasabah. Ditegaskannya, kegiatan UN Swisssindo dan Koperasi Indonesia tidak sesuai dengan mekanisme pelunasan kredit yang berlaku di perbankan dan lembaga pembiayaan.  (126)

Komentar

Komentar

BACA  Dishub Diminta Prioritaskan Uji Coba Lalin Kuta

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>