Makan Kuah Komoh, 7 Warga Samuh Opname

By on May 4, 2017
Makan Kuah Komoh, 7 Warga Samuh Opname

Amlapura, DenPost

Lima warga Banjar Samuh, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, harus menjalani rawat inap (opname) di RSUD karena mengalami gejala maningitis. Penyakit dengan gejala badan kaku, sakit kepala dan gangguan saraf tersebut mereka derita beberapa hari setelah makan kuah komoh pada hajatan enam bulanan bayi di rumah salah seorang warga setempat.Anggota DPRD Karangasem asal Samuh, I Nengah Suparta, Kamis (4/5), mengatakan, ada sekitar 11 warga Samuh yang mengeluhkan gejala serupa. Namun dari pihak RSUD Karangasem, pasien dengan gejala seperti itu yang dirawat di RSUD Karangasem hanya lima orang.

Dari kelima pasien tersebut, empat orang sudah dipulangkan dan satu orang masih dalam perawatan. Salah satu yang masih menjalani opname yakni I Wayan Marta (53), dirawat di Sal Mawar. Pasien ini mulai dirawat sejak Kamis (27/4) lalu dengan gejala tubuh kaku dan berhalusinasi seperti orang gila.

Marta ditunggui anaknya I Gede Juliartawan (20). Menariknya, Juliartawan sebelumnya juga sempat diopname karena kasus yang sama. ‘’Ayah saya bicaranya tidak karuan. Kata dokter mengalami gangguan saraf,’’ ungkapnya.

Juliartawan mengaku juga sempat dirawat di rumah sakit yang sama dengan gejala yang sama tapi lebih ringan. Menurut dia, penyakit aneh yang dia dan ayahnya derita bermula dari acara otonan (upacara enam bulanan bayi) di rumah pamannya, I Nyoman Bagus Wardana, saat Umanis Kuningan, Minggu (16/4) lalu. Pada acara tersebut Wardana memotong dua ekor babi, satu untuk babi guling, satu untuk dimakan. Sebagai menu makanan, semua yang hadir sepakat membuat menu kuah komoh yang diantaranya menggunakan darah mentah. Lawar ataupun kuah komoh itu kemudian dimakan beramai-ramai oleh sekitar 80 undangan yang hadir.

BACA  Penyerang Belanda Coba Peruntungan di Bali United

Awalnya tak ada yang ganjil, namun empat hari setelah acara, Wayan Marta mengeluh pusing dan sakit kepala. Dua hari kemudian gejala serupa dialami sang punya gawe. Nyoman Bagus Wardana bahkan lebih parah, sampai pingsan dan kaku seperti robot sehingga langsung dilarikan di RS Bali Med Karangasem.

Juliartawan mengatakan yang kena gejala serupa hanya keluarga dekatnya saja. Selain dirinya, ayah dan pamannya, penyakit yang diduga berasal dari bakteri itu juga menyerang ibunya Ni Nengan Marti, kakeknya I Ketut Karang dan sepupunya  Made Deni Mertajaya.

Humas RSUD Karangasem, Gede Dedy Artho, mengatakan semua pasien memang didiagnosa terserang maningitis tapi bukan Maningitis Streptococcus Suis (MMS) yang sempat menghebohkan itu. Semua pasien diduga hanya menderita maningitis bakteri yang kemungkinan disebabkan oleh kondisi kebugaran tubuh mereka saat mengonsumsi daging babi tersebut. ‘’Yang makan komoh itu kan banyak, ada 80 orang katanya, tapi hanya mereka yang kena. Kita sudah lapor ke Dinas Kesehatan dan Dinas Kesehatan sudah bahwa sampel untuk dicek lab di provinsi. Dugaan kita sih bukan MMS, hanya maningitis bakteri,’’ jelasnya.

Dedy Artho mengatakan semua pasien dipulangkan dalam kondisi yang sudah baik. Demikian pula dengan satu pasien yang kini masih dalam perawatan, saat ini kondisinya juga sudah membaik. (117)

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>