PHR Badung Belum Cair, Sejumlah Kegiatan Terancam Molor

By on April 17, 2017
ilustrasi

Bangli, DenPost
Dana pembagian PHR (Pajak Hotel dan Restoran) yang digelontor Kabupaten Badung sampai sekarang belum cair. Kondisi ini berimbas terhadap sejumlah kegiatan yang dibiayai melalui dana tersebut. Salah satunya penataan kawasan Kintamani yang kini terancam molor.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Bangli, Wayan Adnyana, mengatakan, dana pembagian PHR yang diperoleh Bangli dari Kabupaten Badung sekitar Rp 50 miliar plus pembagian secara proporsional. Sesuai proposal yang disampaikan, Rp 20 miliar dana itu diarahkan untuk pembangunan tempat meninjau di Objek Wisata Penelokan, Kintamani. “Karena dana PHR belum turun, jadi kegiatan yang dibiayai dana tersebut satu pun belum bisa jalan,” kata Adnyana, Senin (17/4).

 
Sekab Bangli, Ida Bagus Giri Putra, juga mengakui hingga ini dana pembagian PHR itu belum cair. Kendati demikian, DED penataan Kintamani terus berjalan. Dijelaskannya, salah satu penyebab molornya pencairan dana PHR adalah pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru yang dilaksanakan 31 Desember 2016. Sementara itu APBD sudah disahkan bulan November. “Inilah yang memberikan imbas molornya pencairan dana pembagian PHR dari Kabupaten Badung,” katanya. Jika kegiatan yang dibiayai melalui dana tersebut tidak berjalan, lanjut Giri, maka uangnya akan kembali ke Kabupaten Badung. (122)

Komentar

Komentar

BACA  Ruko di Terminal Lokacrana Diberlakukan Sistem Sewa

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>