Kasus Dugaan Korupsi Bansos Provinsi Mengendap di Kejaksaan

By on April 11, 2017
Penggelembungan Dana Pengadaan Lahan Kantor BP3TKI DenpasarSeret Pria Jakarta

Negara, DenPost

Kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) dari Provinsi Bali tahun 2013-2014 dengan tersangka mantan Bendesa Kaliakah Kangin, I Nyoman Baliasa, masih mengendap di Kejari Jembrana. Padahal penyelidikan dan penyidikan korupsi dengan nilai kerugian sekitar Rp 300 juta itu dilakukan sejak awal tahun 2016.“Kasusnya tidak ada mengendap tapi masih dalam proses. Kami masih menunggu hasil dari BPKP terkait indikasi kerugian negara,” kata Kasipidsus Kejari Jembrana, I Made Pasek Budiawan, Selasa (11/4).

Menurutnya, ketika dia baru menjabat sebagai Kasipidsus tinggal menunggu hasil audit BPKP. Dikatakan Pasek, berkas hasil penyidikan yang dilakukan sebelumnya masih dipelajari lagi karena ada keterangan yang perlu didalami.

Seperti diketahui, dalam kasus ini tersangka Baliasa diduga menyalahgunakan dana. Dana bansos yang semestinya untuk pembangunan pura digunakan kepentingan lain. Tidak tanggung-tanggung, dana yang digunakan mencapai Rp 300 juta.

Namun dalam laporan  pertanggungjawaban penggunaan dana bansos menggunakan foto-foto renovasi pura yang lama dan tidak sesuai dengan kenyataan. (120)

Komentar

Komentar

BACA  BLH Ngotot Tutup Saluran Limbah ACS

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>