Jangan Angkat Dulu Hasil Rekrutmen Pegawai RS Bali Mandara

By on April 9, 2017
Nyoman Oka Antara
Renon, DenPost
Komisi I DPRD Bali memberikan merespon cepat keluhan warga yang tidak puas terhadap hasil rekrutmen pegawai RS Bali Mandara. Mereka yang tidak puas diminta melaporkan kepada Komisi I.

“Kepada saudara-saudaraku  se-Bali yang ikut melamar di Rumah Sakit Bali Mandara, yang dalam mengikuti tes mencapai nilai tinggi tapi tidak lolos pada pengumuman kemarin, yang merasa tidak puas dengan sistem perekrutan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bali agar segera melapor ke Komisi 1 DPRD Bali,” ujar anggota Komisi I DPRD Bali, Nyoman Oka Antara, Minggu (9/4) .

Menurutnya, laporan tersebut diperlukan agar ada dasar bagi Komisi I DPRD Bali untuk menegakkan sekaligus menindak tegas ketidakadilan yang terjadi. “Biar ada dasar kami untuk menegakkan ketidakadilan yang saudara-saudara alami,” kata politisi PDI Perjuangan ini.
Dikatakan, laporan bisa disampaikan, baik dengan cara langsung maupun secara tertulis yang ditunjukan ke Komisi I DPRD Bali. “Kami tunggu hari senin, tanggal 10 April 2017 dari jam 09.00 wita – 15.00 wita,” kata Nyoman Oka Antara.
Sementara anggota Komisi I DPRD Bali IGK Kresna Budi meminta Gubernur Bali I Made Mangku Pastika untuk menunda pengangkatan peserta yang dinyatakan lulus dalam seleksi tersebut. “Dipending (tunda sementara waktu, red) pengangkatan mereka. Ini lagi ramai, ada peserta yang tidak puas dengan hasil seleksi tersebut,” kata politisi Partai Golkar ini.
Menurutnya, keluhan terhadap proses seleksi itu perlu ditindaklanjuti hingga tuntas sebelum menerbitkan SK pengangkatam mereka senagai tenaga kontrak RS Bali Mandara. Dikatakan, ketidakberesan proses seleksi itu tidak hanya diungkapkan melalui keluhan peserta yang gagal lolos tersebutIa menambahkan, pihaknya akan meminta penjelasan Pemprov Bali terhadap proses seleksi tersebut. Ia juga meminta Ombudsman RI Perwakilan Bali untuk menyikapi dugaan penyimpangan dalam proses seleksi tersebut. “Jadi harus clear dulu masalah itu,” tegasnya.
Jika masalah itu tidak diatensi serius, lanjut Kresna Budi, akan memperburuk kredibilitas Pemprov Bali. “Masyarakat tidak akan percaya lagi kepada pemerintah. Kasihan pak Gubernur, menjelang berakhir pemerintahannya justru ada masalah seperti ini. Karena itu masalah tersebut harus dituntaskan,” ujarnya.
Saat ini memang masalah itu ramai di media sosial. Seorang peserta rekrutmen pegawai RS Bali Mandara, Mellysa Korawa, mengeluhkan hasil pengumuman hasil seleksi pegawai RS Bali Mandara. Dia menulis status, “Super shock melihat pengumuman hasil seleksi Rumah Sakit Bali Mandara pagi ini. Saya mendaftar pada bagian ilmu kesehatan masyarakat berbekal IPK 3.87, pengalaman kerja, pengalaman pelatihan dan seminar, kemampuan bahasa inggris IELTS yang sudah dikategorikan competent user dan pengalaman organisasi. Pada saat tes tulis menggunakan CAT, hasil tes saya peringkat 2 pada seluruh pelamar Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan total nilai 394. Pada awalnya akan dilakukan sistem gugur setelah tes tulis CAT namun entah kenapa tiba-tiba keputusan berubah dan semua yang mengikuti tes CAT berhak untuk ikut tes wawancara. Dari sana feeling sudah ga enak tapi saya tetap optimis mengikuti tes wawancara. Tes wawancara berlangsung selama 2 menit dan saya mampu menjawab semua pertanyaan bahkan ada dengan bahasa inggris. Setelah selesai wawancara interviewer saya mengatakan bahwa jawaban dan presentasi saya sangat bagus. Dan pagi ini saya melihat pada pengumuman nama saya tidak lulus dan setelah saya cek ada 7 orang yang lulus berada pada peringkat puluhan bahkan ratusan pada hasil tes tulis CAT kemarin. Apakah masuk logika wawancara 2 menit mengubah segalanya? Saya bukan sombong mengatakan bahwa saya sangat qualified tapi dari hasil tes dan wawancara saya merasa semua baik” saja bahkan dengan kemampuan bahasa inggris yg cukup baik, pengalaman kerja dan organisasi serta IPK yg cumlaude . Saya Warga Negara Indonesia, saya hanya ingin menuntut keadilan. Saya bukan seseorang yang memiliki koneksi pejabat atau uang buat nombok sana-sini, saya hanya orang yang berbekal kemampuan otak yang itupun saya dapatkan dengan belajar siang dan malam . Mohon untuk diperhatikan bagi para pemegang kebijakan Ombudsman RI Perwakilan Bali @Badankepegawaiandaerahprovinsibali Dinas Kesehatan Provinsi Bali”. (106)

Komentar

Komentar

BACA  Tanggapi PU Fraksi DPRD Badung

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>