Bawaslu Minta Kejelasan Dana Pengawasan Pilgub

By on March 26, 2017
Bawaslu Minta Kejelasan Dana Pengawasan Pilgub

Renon, DenPost
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali meminta Pemprov Bali untuk memberi kejelasan soal dana pengawasan Pilgub Bali 2018. Bawaslu tetap ngotot meminta dana pengawasan sebesar Rp 68 milyar.Ketua Bawaslu Bali, Ketut Rudia, Minggu (26/3) kemarin, menyatakan sudah mengirim surat kepada Pemprov Bali dua minggu lalu. Namun, ia mengaku surat yang dikirim Bawaslu belum mendapat respon dari pemprov.
Ia sangat berharap ada kejelasan karena ada banyak tahapan yang harus dipersiapkan Bawaslu. “Kami sudah berusaha pro aktif dengan mengirim surat. Komunikasi lisan juga sudah. Tapi, kami tidak mendapat kejelasan,” katanya.
Menurut Rudia, karena tak kunjung ada kejelasan, Bawaslu kembali mengadakan rapat pleno unsur pimpinan. Hasilnya diputuskan tetap meminta dana pengawasan Pilgub Bali sebesar Rp 68 miliar. ‎kata dia, jumlah tersebut dinilai sangat ideal untuk melakukan pengawasan. Selain itu, angka Rp 68 miliar juga sesuai kesepakatan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Bali.
Dikatakan, pihaknya sudah menyiapkan draf Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk diajukan ke pemprov. Belum lama ini draf NPHD sudah diserahkan ke pemerintah. Rudia berharap segara ada respon mengingat waktu terus berjalan. “Bawaslu terus bergerak dengan menyiapkan seleksi jajaran pengawas. Tapi, jika tidak ada kepastian dari pemerintah kan repot juga kami bekerja,” ujarnya.
Ditegaskan, seharusnya sudah ada kejelasan dari pemerintah. ‎Sebab, undang-undang mengamanatkan pengawasan pemilu dibebankan pada pemerintah daerah. Sementara Bawaslu hanya sebagai fasilitator.
Selain dipusingkan dengan dana pengawasan pilgub yang belum jelas, kata Rudia, Bawaslu juga tidak mendapat kepastian dari Pemkab Gianyar. Dikatakan, Bawaslu mengajukan angka Rp 7 miliar untuk pengawasan Pilkada Gianyar. Namun, setali tiga uang dengan pemprov, Pemkab Gianyar tidak juga memberikan kepastian.
Namun, untuk Klungkung Bawaslu bisa sedikit bernapas lega. Ini menyusul kepastian dana hibah pengawasan Pilkada Klungkung. Pemkab Klungkung menyanggupi dana sebesar Rp 5,4 miliar. “Kami mengapresiasi dan berterimakasih pada Pemkab Klungkung, yang sudah memberikan kepastian. Semoga hajatan pilkada serentak bisa lancar,” katanya. (106)

BACA  KI dan KPID Keluhkan Anggaran Minim

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>