Status KLB Meningitis Streptocuccus Suis Dicabut

By on March 19, 2017
Status KLB Meningitis Streptocuccus Suis Dicabut
Renon, DenPost
Menjelang hari raya Nyepi dan Galungan masyarakat Bali bisa berlapas lega. Kalau selama ini, masyarakat merasa khawatir mengonsumsi daging babi karena munculnya kasus bakteri meningitis streptococcus suis (MSS), kini tidak perlu lagi. Bahkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) bakteri MSS kini sudah dicabut.

Pencabutan status KLB kasus MSS disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, Minggu (19/3). Pencabutan status KLB tersebut dilakukan karena sudah tidak ada lagi laporan mengenai kasus MSS.

Seperti diketahui, status KLB MSS ditetapkan setelah ditemukan 19 orang di Desa Sibang Gede, Abiansemal, mengalami gejala sakit suspect MSS.
Kadis Kesehatan mengucapkan syukur karena sudah tidak ada laporan kasus MSS. Apalagi menjelang hari raya Nyepi dan hari raya Galungan-Kuningan. Oleh karena itulah status KLB MSS dinyatakan dicabut alias berakhir. “Astungkara, hari raya Nyepi dan Galungan sudah dekat, tidak adanya laporan kasus. Maka, KLB MSS sudah dicabut dan berakhir,” katanya.
Meskipun sudah tidak ditemukan kasus, menurut dia, Dinas Kesehatan belum membubarkan tim pemantau. Tim pemantau tetap bekerja dengan membuat laporan update tiga kali sehari.
Namun, Suarjaya tetap meminta masyarakat Bali untuk tetap hati-hati dalam mengonsumsi daging babi. Menurutnya, jika ingin mengonsumsi daging babi, maka daging harus dimasak sempurna, minimal 60 derajat Celsius sebelum dimakan. Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kesehatan, misalnya menjaga kebersihan kandang babi.‎
Ia juga menyatakan, selama ini masyarakat telah salah persepsi menerjemahkan KLB. Menurutnya, KLB dianggap sebagai wabah penyakit. Padahal, menurut dia, KLB berbeda dengan wabah. Dikatakan, wabah adalah kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat. Jumlah penderitanya meningkat secara nyata pada waktu dan daerah tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka.
Sedangkan KLB, tambah dia, adalah peningkatan angka suatu kasus dalam periode waktu yang sama. Misalnya, tahun 2014 lalu terdapat tiga kasus MSS di Buleleng. Dalam periode yang sama tahun 2017 muncul kasus serupa, tapi jumlahnya melonjak menjadi 40 kasus. (106)

Komentar

Komentar

BACA  Denpasar Raih Predikat Kepatuhan Pelayanan Publik

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>