Pelayanan PDAM Kurang Maksimal

By on March 4, 2017

Fraksi PDIP Sayangkan Direksi Baru Buat Program

 

Dangri, DenPost

Sering terganggunya pelayanan air bersih di Kota Denpasar mendapat perhatian serius Fraksi PDIP DPRD Kota Denpasar. Terlebih gangguan terjadi disebabkan oleh kekurangan pasokan air baku. Belum lagi saat musim hujan air baku yang diambil dari sungai kerap keruh. Guna mengantisipasi agar kejadian serupa tak terulang, Fraksi PDIP minta agar jajaran Direksi PDAM melakukan langkah terobosan dan merancang program inovatif.

’’Kami sangat menyayangkan karena sudah dua tahun dilantik, kok baru membuat program jangka pendek dan jangka panjang. Semestinya program dan rencana kerja selama lima tahun itu disampaikan sebelum dilantik,’’ kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Jumat (3/3) kemarin.

Didampingi sejumlah anggotanya, di antaranya, IB Kompyang Wiranata, Wayan Suadi Putra, Nyoman Darsa, Wayan Warka dan Made Suweta, Agus Arya Wibawa menilai kinerja direksi sekarang hanya melanjutkan yang sebelumnya. Padahal, banyak terobosan yang mestinya bisa dilakukan PDAM untuk menghindari kasus seperti yang terjadi awal bulan lalu. Saat itu, beberapa hari PDAM tidak mendistribusikan air ke pelanggan, karena air baku keruh.

’’Kondisi ini kan sudah sering terjadi. Jadi jangan dibiarkan demikian, cari dong solusi agar pelanggan tetap terlayani dengan baik. Termasuk ketersediaan mobil tangki yang hingga kini hanya tiga unit. Seharusnya program pengadaaan mobil tangki ini bisa dirancang bertahap setiap tahun,’’ ujarnya.

Wayan Warka mengusulkan agar PDAM mengambil air baku di hilir. Pasalnya, selama ini banyak air permukaan yang terbuang percuma ke laut. Seperti yang terlihat di Sungai Ayung. ’’Kalau di hilir banyak potensi yang terbuang. Kenapa tidak semua diambil. Karena sudah tidak ada lagi yang memanfaatkan, seperti di hulu,’’ katanya.

BACA  Lawan Polisi, Tahanan Kabur Ditembak

Anggota lainnya, Kompyang Wiranata, menilai pengolahan air laut bisa untuk menyuplai kebutuhan air bagi pelanggan yang berada di pesisir, seperti Sanur dan Serangan. Sedangkan air yang selama ini disalurkan ke Sanur bisa dialihkan ke pelanggan lain. ’’Pola ini sudah dilakukan PDAM Jaya untuk memenuhi kebutuhan air di Kepulauan Seribu,’’ katanya sembari menambahkan, sistem ini bisa melibatkan pihak ketiga ataupun minta bantuan ke pusat.

Fraksi PDIP berharap persoalan-persoalan klasik yang selama ini dihadapi PDAM jangan terus terulang. Karena itu, harusnya sudah ada rencana kerja yang jelas dari jajaran direksi. Selama ini, pihaknya belum melihat ada rencana strategis yang dilakukan selama kurang lebih setahun direksi yang baru ini. ’’Kami harap PDAM melakukan langkah-langkah strategis dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan,’’ ujar Suadi Putra.

Harapan senada juga disampaikan Ketua Fraksi Demokrat, AA Susruta Ngurah Putra. Untuk penyediaan air baku, Susruta minta agar PDAM mengkaji penggunaan air laut. ’’Sistem ini memang mahal, tapi lebih lebih mahal lagi memperbaiki kerusakan lingkungan jika terlalu banyak membuat sumur,’’ ujarnya. (105)

Komentar

Komentar

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>