BNNK Denpasar Gencarkan Sosialisasi

By on March 4, 2017
SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA - Petugas BNNK Denpasar saat memberi sosialisasi bahaya narkoba di SDN 1 Peguyangan.

Bahaya Narkoba Ancam Siswa SD

 

Peguyangan, DenPost
Dalam upaya pencegahan dini terhadap bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya (narkoba), Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar rutin menggelar sosialisasi ke sekolah-sekolah. SDN 1 Peguyangan, Denpasar Utara, sekolah yang dikunjungi Jumat (3/3) kemarin.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Denpasar, IB Nyoman Sedana, mengungkapkan penyalahgunaan narkoba saat ini sudah menjalar ke mana-mana, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Apalagi di usia SD, anak-anak sudah mengenal rokok.

’’Seperti kita ketahui bersama bahwa rokok merupakan pintu gerbang menuju narkotika. Maka dari itu mulai dari usia dini anak-anak harus dibekali dengan pemahaman tentang bahaya narkotika itu sendiri. Supaya ke depan anak-anak bisa membentengi diri mereka dari pengaruh narkoba,’’ kata Sedana didampingi Plt. Kasubbag Umum IGM Sardula.

IB Nyoman Sedana juga menjelaskan dalam mendidik anak peran orangtua sangatlah penting. Pasalnya, orangtualah yang lebih dekat dengan si anak. Jangan menyerahkan tanggung jawab untuk mendidik anak semua pada guru di sekolah.

’’Bangunlah komunikasi yang baik dengan si anak, sehingga anak merasa lebih nyaman dengan orangtuanya. Jika ada anak yang terindikasi oleh narkoba, orangtua janganlah mengucilkannya tetapi ajak dan temanin dia untuk melakukan rehabilitasi supaya si anak bisa disembuhkan,’’ katanya.

Sedana menambahan, anak-anak harus waspada dengan jajanan yang dijajakan sembarangan di luar kantin sekolah. Pasalnya, modus pengedar narkoba itu bermacam-macam.

’’Jika kita tidak berhati-hati dalam memilih makanan bisa jadi makanan tersebut sudah dicampur oleh narkoba. Sehingga anak-anak akan merasakan kecanduan dan malas untuk belajar,’’ katanya.

Khusus untuk materi edukasi bahaya narkotika tingkat SD, kata Sedana, digunakan metode khusus. Pasalnya, kepekaan dalam menangkap pengetahuan siswa SD berbeda dengan elemen lain yang selama ini sudah dilibatkan BNN seperti PNS, perusahaan serta organisasi masyarakat.

BACA  Peremajaan Trotoar Kerobokan Diklaim Lampaui Target

’’Harus hati-hati dan teliti dalam menyampaikan materi yang kami sampaikan. Cara penyampaian juga kami kemas menarik seperti berdiskusi, bercerita hingga permainan,’’ tuturnya.

Dalam kesempatan itu diputarkan video tentang bahaya narkoba melalui mobil biru. Sekitar 100 lebih siswa mengikuti kegiatan itu dengan baik.

Selain gencar sosialisasi bahaya narkoba, kata dia, BNKK Denpasar tidak lupa terus mengajak dan mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi menghalau serta melapor ke BNNK Denpasar bila ada diantara warga yang terindikasi menggunakan narkoba. Tujuannya agar dapat dilakukan rehabilitasi.

’’BNNK Denpasar tetap berkomitmen (tidak pernah surut) melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat meski masyarakat merasa bosan dengan upaya-upaya tersebut. Ibarat seorang pramugari yang selalu memberikan info keselamatan kepada penumpang sebelum take off. Tujuannya agar masyarakat mau mengubah pola hidup tanpa narkoba,’’ pungkasnya. (123)

Komentar

Komentar

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>