Opini Bali Edisi 1 Maret 2017

By on March 1, 2017

Kedatangan Raja Arab Bisa Jadi Momentum Benahi Infrastruktur

MENJELANG kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, ke Bali, Sabtu (4/2), berbagai persiapan telah dilakukan. Banyak pihak mengapresiasi kunjungan Raja Arab ke Indonesia kali ini. Terlebih dalam lawatannya ini sang Raja membawa rombongan cukup besar yakni sekitar 1.500 orang. Kedatangan Raja Salman beserta rombongan dinilai menjadi momentum untuk promosi wisata khususnya pariwisata Bali. Selain itu, sebagaimana disampaikan beberapa pendengar acara Citra Bali yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Selasa (28/2), kunjungan ini juga bisa dijadikan momentum untuk membenahi berbagai infrastruktur khususnya infrastruktur pendukung pariwisata. Berikut rangkuman Eka Putri.

Fokus Infrastruktur
Kunjungan Raja Arab Saudi kali ini menjadi momentum bagi pariwisata Bali. Sebagai masyarakat Bali, saya berharap kepada pejabat daerah dan Pusat supaya investasi lebih difokuskan kepada peningkatan infrastruktur jalan dan infrastruktur pelabuhan. Karena dua hal ini sangat penting untuk kemajuan pariwisata. Seperti Pelabuhan Benoa, kapal-kapal besar belum bisa bersandar, sehingga perlu diperhatikan.
Walek, Gelogor Carik

 

Merasa Bahagia
Setahu saya, siapapun yang akan datang ke Bali pasti merasa bahagia. Hal ini terkait dengan kunjungan Raja Arab Saudi. Untuk itu saya berharap kepada pemangku kepentingan di Bali agar bisa mengembangkan potensi apa yang harus diperhatikan.
Nyoman Mastra, Batuan

 

Jangan Eksploitasi Bali
Siapapun yang  menjabat di Bali, saya berharap jangan mengeksploitasi alam Bali. Tetap cabut Perpres 51/2014 terkait rencana reklamasi Teluk Benoa.
Bimasena, Gianyar

 

Sangat Alami
Aliran sungai di Singin menuju Klecung, Tabanan sangat alami, sehingga ikan di aliran sungai tersebut sangat bagus. Untuk itu saya berharap kepada masyarakat dan jajaran terkait agar menjaga keasrian alam. Jangan sampai saat mencari ikan menggunakan setrum ataupun racun. Kalau itu sampai terjadi maka habitat ikan akan rusak dan habis. Mohon kepada pihak terkait agar menindak tegas apabila terjadi tindakan seperti itu.
Nang Kenceng, Tabanan

 

BACA  Opini Bali Edisi 11 April 2016

Lomba Janger
Saya berharap agar diadakan lomba seni mejangeran, karena saya melihat seni mejangeran ini sangat banyak manfaatnya. Secara tidak langsung diajarkan kompak dan lagu-lagu yang dinyanyikan memberi petuah-petuah bagi generasi muda kita. Untuk itu mohon kepada Pemkab Tabanan agar memperhatikan!
Budiada, Yeh Gangga, Tabanan

 

Harus Tegas
Kalau memang ingin ajeg Bali, pemerintah harus tegas. Terhadap tindakan yang tidak santun dan sopan atau yang tidak mencerminkan budaya Bali sebaiknya pemerintah harus bertindak, jangan seperti pembiaran.
Gusti Sumardayasa, Renon

Komentar

Komentar

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>