Perluas Akses Keuangan, TPAKD Dorong Pertumbuhan Desa Wisata

By on February 28, 2017

Sanur, DenPost
Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Bali tahun ini terus mengoptimalkan perannya. Salah satunya berpartisipasi dalam mendorong pembangunan 100 desa wisata hingga tahun 2018.

”Sesuai program Pemerintah Provinsi Bali, kami terus berperan dalam pengembangan desa wisata yang ada di Pulau Dewata. Tahun 2018 ditargetkan desa wisata yang ada mencapai 100,’’ kata Koordinator TPAKD Bali, Zulmi yang juga Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional VIII Bali-Nusa Tenggara, Senin (27/2).

Zulmi berharap, melalui TPAKD pembangunan desa wisata ke depan dapat dipercepat. Selain membuka akses keuangan seluas-luasnya kepada masyarakat di wilayah desa wisata untuk memperoleh pendanaan dari lembaga jasa keuangan dan dapat pengembangan fasilitas pendukung lainnya.

Dia menjelaskan, hingga saat ini tercatat ada sekitar 56 desa wisata yang tersebar di Bali. Adanya  TPAKD mampu membantu desa yang dikembangkan menjadi desa wisata dengan bantuan permodalan dari industri jasa keuangan. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan meningkatkan asuransi usaha tani padi (AUTP) dan asuransi usaha ternak sapi (AUTS).

Selama musim tanam tahun 2016, lanjut Zulmi, lahan sawah yang masuk dalam AUTP seluas 21.990 hektar. Sedangkan jumlah sapi yang  masuk AUTS 2.966 ekor dengan target tahun 2016 hanya 2.500 ekor.  ”Premi luas lahan padi yang diasuransikan tersebut Rp 791,66 juta dan AUTS Rp 411,20 juta,” jelasnya.

Dia menambahkan, lahan padi yang diasuransikan tahun ini ditargetkan 40 ribu hektar. Sedangkan AUTS sebanyak 3.500 ekor sapi. ”Target ini ditetapkan karena masyarakat di Bali sudah melihat dan merasakan manfaat yang diterima jika mengalami gagal panen atau ternaknya mati,” ucapnya.

Guna mencapai target tersebut, kata dia, pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada peternak maupun petani untuk ikut asurasi. Selain itu, asuransi nelayan juga akan menjadi prioritas. Mengingat  sangat penting bagi mereka yang masuk program tersebut.  Sebab asuransi nelayan semua premi ditanggung pemerintah. Sehingga sangat berguna bagi para nelayan di Bali. ”Kami akan menggenacarkan sosialisasi untuk para nelayan,” paparnya. (126)

Komentar

Komentar

BACA  Pemkot Denpasar Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>