Peran Desa Wisata Belum Maksimal Tarik Wisman

By on February 23, 2017

Renon, DenPost
Dinas Pariwisata Provinsi Bali terus mengoptimalkan pengembangan dan promosi 100 desa wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Pengembangan desa wisata tersebut untuk pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Namun, hingga saat ini peran desa wisata belum maksimal menarik kunjungan wisatawan.

”Jumlah desa wisata hingga yang dikembangkan dan dibina sebanyak 67. Namun peran desa wisata belum maksimal meningkatkan kunjungan wisatawan. Karena semua masih bisa terus dikembangkan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniartha Putra, Rabu (22/2) kemarin.

Yuniartha Putra menjelaskan, pemrintah dan stakeholder terkait masih mencari formula agar desa wisata bisa menjadi daya tarik. Diharapkan ke depan semua wisman yang berlibur ke Pulau Dewata ingin mengunjungi desa wisata yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali. ”Kami baru menggelar rapat koordinasi dengan kabupaten/kota terkait pengembangan destinasi termasuk desa wisata untuk mengantisipasi 10 destinasi Bali baru yg dibuat pemerintah pusat,’’ ujarnya.

Meningkatkan kunjungan ke desa wisata, lanjut Yuniartha Putra, melibatkan asosiasi di sektor pariwisata, baik Asita maupun PHRI  untuk mempromosikan. Selain itu, ada asosiasi menjadikan desa wisata sebagai anak angkat sehingga bisa meningkatkan kunjungan.

Hal senada diungkapkan Ketua Asita Bali, Ketut Ardana. Diakui, selama ini peran desa wisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan belum maksimal. Hanya beberapa desa rutin mendapatkan kunjungan seperti Desa Penglipuran Bangli.

Menurut Ardana, desa wisata bisa menjadi menarik dikunjungi banyak hal perlu dipenuhi. Misalnya, aksesibilitas dan unsur sapta pesona sangat dibutuhkan. ”Keunikan di desa wisata menjadi potensi dikunjungi wisatawan semua harus dipenuhi. Selain promosi dan pemasaran,” kata Ardana.

Anggota Asita, lanjut Ardana, perlu mengetahui potensi desa wisata tersebut karena biro perjalanan akan memperkenalkan kepada calon wisatawan  melalui partner di luar negeri maupun dalam negeri.  Meingkatkan kunjungan wisatawan ini, media sosial juga menjadi alat sangat bagus dalam mempromosikan desa wisata tersebut.

BACA  Tertibkan Duktang

Sementara Ketua Bali Hotel Associatio, Rikcy Putra, mengatakan, belum maksimalnya peran desa wisata tersebut perlu dukungan dari stakeholder dan masyarakat secara umum ikut mempromisikan.  ”Bisa meningkatkan kunjungan wisatawan perlu diperhatikan kualitas destinasi dan kualitas marketing,” ujarnya.

Dia menambahkan, desa wisata ke depan akan menjadi andalan dan sangat positif  dikembangkan. Selain dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, tapi memberikan dampak kesejahteraan bagi warga sekitar. (126)

Komentar

Komentar

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>