Disaksikan Bupati, Pengurus

By on February 20, 2017
MMDP MEJAYA-JAYA - Pengurus MMDP Karangasem majaya-jaya dan mawinten di Pura Jagatnatha Amlapura.

MMDP Karangasem ’’Majaya-jaya’’

 

Amlapura, DenPost

Jajaran pengurus anyar Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Karangasem melaksanakan ritual majaya-jaya dan pawintenan di Pura Jagatnatha Amlapura Minggu (19/2) kemarin. Ritual pembersihan diri secara niskala itu kapuput Ida Pedanda Gede Oka Kemenuh dari Geriya Sudikato, Karangasem, diikuti juga Bupati IGA Mas Sumatri, Sekda Adnya Mulyadi dan sejumlah kepala instansi di lingkungan Pemkab Karangasem.

Kepengurusan MMDP Karangasem periode 2016-2021 masih diisi muka-muka lama. Ketua asih dipercayakan kepada Wayan Artha Dipa yang juga Wabup Karangasem. Sekretaris MMDP Karangasem, Gede Krisna Adi Widana, mengatakan, mejaya-jaya juga sebagai bentuk rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa bahwa pelaksanaan pemilihan ketua dan pengurus MMDP telah berjalan dengan lancar.

Upacara majaya-jaya bertujuan menyucikan dan membersihkan diri secara niskala sebelum jajaran pengurus melaksanakan tugas-tugas memimpin MMDP Karangasem. Melalui ritual tersebut diharapkan jajaran pengurus dapat melaksanakan tugas dengan baik dan lancar sesuai visi misi Karangasem Cerdas, Bersih dan Bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana.

’’Muaranya, terciptanya hubungan yang harmonis, selaras dan serasi antara MMDP dengan jajaran Majelus Utama Desa Pakraman (MUDP), majelis alit dan desa pakraman itu sendiri dengan semua komponen masyarakat,’’ katanya.

Bupati Mas Sumatri mengatakan keberadaan MMDP sangat penting sebagai wadah mensosialisasikan keberadaan adat dan budaya kepada masyarakat. Melalui MMDP masyarakat desa adat diharapkan memiliki semangat tinggi untuk bisa bangkit bermartabat serta mampu menunjukkan jati diri sebagai umat Hindu.

Bupati menegaskan wujud perhatian pemerintah terhadap desa pakraman tidak saja untuk hal-hal yang bersifat fisik atau bidang palemahan, tapi juga padahal yang menjurus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemkab Karangasem akan terus berupaya meningkatkan kontribusi sehingga desa pakramaman tetap lestari. ’’Tentu pemerintah juga berharap masyarakat melalui desa pakraman semakin memperkuat adat istiadat budaya Bali dengan cara menerapkan Tri Hita Karana,’’ ujarnya. (c/117)

Komentar

Komentar

BACA  Terungkap dari Kasus Curanmor

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>