Keluarga Turis Rusia Datangi Posko SAR Karangasem

By on February 15, 2017
KELUARGA TURIS - Keluarga turis Rusia yang hilang saat bersnorkling di Pantai Bias Tugel diterima Koordinator Posko SAR Karangasem, Wayan Suwena.

Amlapura, DenPost

Sepekan sudah Tim SAR mencari turis Rusia, Sergey (46),  yang hilang saat bersnorkling di Pantai Bias Tugel, Desa Padangbai, Manggis, Karangasem. Namun hingga kini belum diketahui nasibnya. Kondisi itu rupanya membuat pihak keluarganya resah. Selasa (14/2) kemarin mereka mendatangi Posko SAR Karangasem.

Dua perwakilan keluarga korban, masing-masing Danies (45) dan Dimitri (47) tiba di Pos SAR di Pantai Jasri, Kecamatan Karangasem, sekitar pukul 12.30. Mereka diantar koleganya yang sudah fasih berbahasa Indonesia, Marco (47) asal Italia. Keduanya mengaku sengaja datang ke Bali untuk mengetahui secara langsung upaya pencarian yang dilakukan.

Danies dan Dimitri yang notabene rekan kerja korban di sebuah perusahaan perkapalan di Rusia mengaku tiba di Bali dua hari lalu. Selain untuk mendapatkan penjelasan langsung terkait kondisi terakhir upaya pencarian oleh Tim SAR, mereka menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas upaya pencarian yang telah dilakukan. Meski masa pencarian ada standar waktunya, mereka berharap Tim SAR tidak menyerah.

Kedua kerabat korban itu juga menyampaikan ketidakpercayaannya atas musibah yang menimpa korban. Pasalnya, menurut mereka, korban tergolong perenang hebat.

Seperti diketahui, korban hilang saat bersnorkling Kamis (9/2) sore lalu. Pada pencarian hari keenam kemarin, Tim SAR memfokuskan pencarian dengan melakukan pemantauan dari darat.

Ditemui usai menerima perwakilan keluarga korban, Koordinator Posko SAR Karangasem, I Wayan Suwena, mengakui sejauh ini upaya pencarian belum membuahkan hasil. Personil yang diterjunkan juga belum menemukan petunjuk tentang kemungkinan posisi korban meskipun ada kemungkinan posisi korban masih berada di wilayah perairan Karangasem.

Pria asal Klungkung itu juga mengakui operasi pencarian akan dilakukan sampai hari ketujuh sesuai SOP atau hanya sampai Rabu (15/2) hari ini. Namun begitu pihaknya menyebutkan tak menutup kemungkinan operasi SAR dapat dibuka. ’’Kita sudah berkoordinasi dengan masyarakat dan nelayan. Sekecil apapun petunjuk agar segera dilaporkan ke Posko SAR,’’ katanya. (117)

Komentar

Komentar

BACA  Draf Perda RTRW Izinkan Galian C Maksimal di 800 mdpl

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>