Opini Bali Edisi 13 Februari 2017

By on February 13, 2017

SIKHA P

Akibat bencana alam, banyak infrastruktur yang rusak, bahkan ada yang baru selesai dibangun kembali rusak diterjang banjir dan longsor. Di Negara kita , bencana tidak sedahsyat di luar negeri, jadi sudah pasti pergantian musim akan menyebabkan bencana. Sekarang kualitas infratrsukturnya harus diperkuat agar tak mudah rusak, jangan hanya berpikir bagaimana agar dapat untung banyak saja
Arya, Denpasar

Seumur hidup saya, baru kali ini d Bali terjadi bencana alam tanah longsor , banjir di sebagian besar wilayah. Kejadian ini karena ulah manusia yang tak menyayangi alam, mari kita sayangi ala mini mulai dari diri sendiri
Mursi, Denpasar

 

Saya informasikan selain jalan banyak bolong, ada juga pohon tumbang di jalan Mawar, Gerogak Tabanan, lalu lintas di jalan ini sangat krodit mohon pihak berwenang rajin memangkas pohon perindang yang sudah besar-besar
Fera, Tabanan

 

Telpon rumah saya sudah diperbaiki oleh Telkom sekira 4 hari yang lalu namun, saat ini telpon tersebut tidak bisa menerima telpon masuk hanya telepon keluar saja. Kemudian saya juga ditawarkan program ini itu yang pastinya bayar. Saya harap pihak Telkom memaksimalkan pelayanan terhadap keluhan dulu.
Ugi, Tabanan

 

Jaman sekarang ada yang nolak serangan fajar? Bagi saya justru di saat ekonomi sulit ini, serangan fajar bisa bantu nambah-nambahin rejeki
Dode, Tabanan

 

Turut prihatin dan berduka atas bencana banjir tanah longsor di Bali.
Marilah kita belajar ramah dan menjaga alam supaya alam pun akan ramah.
hal lain  Saya mengecam aparat atas kriminalisasi aktivis ForBali yang nyata nyata berjuang menjaga alam teluk benoa dari investor dan penguasa rakus.
Made Torek, Denpasar

 

BACA  Opini Bali Edisi 24 Februari 2016

Saat jeruji membatasi raga
Tak ada air mata menetes
Senyuman dan gengaman tangan kiri begitu bermakna,
Karena kalian adalah Pejuang
Karena kalian adalah Pembela Ibu Pertiwi
Karena kalian adalah Penyelamat Alam. Bebaskan warga adat yang tolak reklamasi
Deddy Sanjaya, Denpasar

 

Akan percuma saja dilakukan upacara besar-besar dengan biaya yang tak sedikit namun perilaku manusia tak diubah. Alam dikeruk, hutan digunduli. Makanya alam murka, bencana dating. Cobalah ubah sikap kita untuk lebih mencintai alam, maka alam pun akan menjaga kita juga. Terlebih di Bali sudah ada konsep Tri Hita Karana yang sangat kita percayai. Semoga dari bencana ini manusia lebih banyak lagi bisa memetik hikmahnya
Agung Purnawijaya, Gianyar
Nyoman Mastra, Gianyar

 

Bencana dengan rencana biasanya bertolak belakang. Kalau rencana pasti yang baik-baik saja, tapi kalau bencana yang terjadi hanya buruk-buruknya saja
Wayan Dedo, Tabanan

 

Saya sarankan kepada BNN propinsi Bali atau pihak yang berwenang agar melakukan sosialisasi rutin ke pelosok desa di Karangasem soal bahaya dan penyalahgunaan narkoba. Saya rasa masyarakat di desa masih awam soal ini. Narkoba akan sulit diberantas jika tidak ada peran masyarakat, adat yang dituangkan melalui perarem desa adat misalnya jika membawa/mengonsumsi  narkoba dikeluarkan saja sebagai krama.
Gede Saputra , Karangasem

 

Saat musim hujan apalagi dengan volume yang sangat tinggi, air hujan jatuh dan terserap oleh tanah, sebaliknya jika musim kemarau, sangat kering kerontang. Bagaimana caranya agar air hujan ini bisa didaur lagi menjadi air yang berguna bagi kita. Tentu ini merupakan tugas dan wewenang pemerintah. Karena air du dunia ini tetap,jadi bagaimana kita mendaur air ini bisa termanfaatkan dengan baik nantinya.
Alit, Kapal

 

BACA  Denpasar Dilanda Hujan Lebat

NKRI harga mati, tak ada Negara lain lagi di dalam NKRI kita. Jika ada yang menentang dan ingin mengganti ideology kita, Negara harus hadir di dalamnya, jangan diam saja, jangan mau disetir. Apalagi aksi-aksi yang sudah nyata-nyata mengancam kebhinekaan dalam NKRI jangan didiamkan saya harap Presiden Jokowi tegas karena aksi semacam ini sudah merusak tatanan dan kenyamanan negara
Gusti Guatama, Tampaksiring
Ireng, Bajera

 

Terkait dengan pengalihan arus lalu lintas di wilayah Kuta, saya melihat ada beberapa lokasi yang sebaiknya diberlakukan satu arah misalnya di dekat pasar kuta dijadikan satu arah dari utara ke selatan kemudian  di jalan Blambangan juga sering macet. Kemduian di jalan Wibisana , Buluh Indah Denpasar juga saya lihat sering krodit, ini juga perlu dibuatkan satu arah, demikian saran saya, semoga bisa dipertimbangkan
Febri, Denpasar

 

Hukum sebagai Panglima tertinggi di Negara ini harus tegas terhadap mereka yang mengancam kesatuan NKRI. Yang berkoar-koar menentang kok seolah dibiarkan, ada apa ini? Kasus korupsi besar, kasusnya malah dikecil-kecilkan, kemudian kasus pungli kecil-kecilan malah dibesar-besarkan. Di Negara ini juga terlalu banyak parpol saya lihat, jadinya terlalu membebani Negara, saya kurang setuju akan hal ini.
Dengkek, Tabanan

Komentar

Komentar

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>