Kejar Perampok MC

By on February 7, 2017
Bule AS Merampok di Kuta

Tim Gabungan Menyebar di Bali dan Jateng

 

Mangupura, DenPost

Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose memerintahkan anggota agar secepatnya menangkap kawanan perampok money changer (MC) PT Dirgahayu Valuta Prima di Jl. By-pass Ngurah Rai, Kuta. Tidak hanya di Bali, sejumlah polisi yang tergabung dalam tim khusus (timsus) menyebar di wilayah Jawa Tengah, untuk mengejar si perampok.

“Kita doakan saja agar kasus ini bisa cepat terungkap. Bapak Kapolda memerintahkan agar secepatnya terungkap. Yang berkaitan secara teknis belum bisa disampaikan, karena masih dalam proses penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, Senin (6/2) kemarin.

Apakah sudah ada titik terang? Mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali ini belum bisa menjelaskan secara rinci. Hal itu karena tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Kuta, masih memburu para perampok. “Mereka belum terlacak. Tapi mereka Kemungkinan masih ada di Bali, atau bisa juga sebaliknya (di luar Bali). Tapi anggota kami telah menyebar di lapangan. Termasuk berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah,” tegas AKBP Hengky.

Sebelumnya diberitakan, Polda Bali menurunkan Satgas Transnasional Crime untuk memburu komplotan perampok yang beraksi di money changer (MC) PT Dirgahayu Valuta Prima di Jl. By-pass Ngurah Rai, Kuta, Sabtu (4/2) siang lalu. Kapolda Bali Irjen Reinhard Petrus Golose memberikan target dua minggu kepada anak buahnya untuk bisa menangkap kawanan rampok itu. Pasca-prarekonstruksi, wajah para perampok akhirnya teridentifikasi dan skets wajah mereka segera disebar ke masyarakat.

Tim khusus (timsus) yang dibentuk Polda Bali ini, juga melibatkan anggota Resmob Sat. Reskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta. “Pada Minggu lalu prarekonstruksi dilanjutkan. Keterangan saksi-saksi dan rekaman CCTV di sekitar TKP dicocokkan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan seizin Kapolresta Kombes Hadi Purnomo.

BACA  Disorot Banyak Pihak

Mantan Kapolsek Kuta Utara ini menambahkan, para perampok tersebut tergolong berani. Selain beraksi siang hari saat kondisi ramai, mereka hanya menutup wajah dengan helm tanpa masker. “Kalau logat suaranya, belum bisa dipastikan. Tapi mereka berbahasa Indonesia. Saksi-saksi saat kejadian ketakutan, sehingga kurang memperhatikan gaya atau logat suara mereka,” tegasnya. (124)

Komentar

Komentar

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>