Buru Perampok MC, Polda Kerahkan Timsus

By on February 6, 2017
Buru Perampok MC, Polda Kerahkan Timsus Kapolda Target Dua Minggu

Kapolda Target Dua Minggu

 

Kuta, DenPost

Polda Bali menurunkan Satgas Transnasional Crime dalam memburu komplotan perampok yang beraksi di money changer (MC) PT Dirgahayu Valuta Prima di Jl. By-pass Ngurah Rai, Kuta, Sabtu (4/2) siang lalu. Menurut informasi Minggu (5/2) kemarin, Kapolda Bali Irjen Reinhard Petrus Golose memberikan target dua minggu kepada anak buahnya untuk bisa menangkap kawanan rampok itu. Pasca-prarekonstruksi, wajah para perampok akhirnya teridentifikasi dan skets wajah mereka segera disebar ke masyarakat.

Tim khusus (timsus) yang dibentuk Polda Bali ini, juga melibatkan anggota Resmob Sat. Reskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta. “Hari ini (Minggu kemarin) prarekonstruksi dilanjutkan. Keterangan saksi-saksi dan rekaman CCTV di sekitar TKP dicocokkan. Kemungkinan besok (Senin ini) skets wajah para perampok disebar,” ujar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan seizin Kapolresta Kombes Hadi Purnomo, Minggu kemarin.

Mantan Kapolsek Kuta Utara ini menambahkan, para perampok tersebut tergolong berani. Selain beraksi siang hari saat kondisi ramai, mereka hanya menutup wajah dengan helm tanpa masker. “Kalau logat suaranya, belum bisa dipastikan. Tapi mereka berbahasa Indonesia. Saksi-saksi saat kejadian ketakutan, sehingga kurang memperhatikan gaya atau logat suara mereka,” tegasnya.

Para perampok tersebut, tambah Kompol Reinhard, diduga kuat masih di Bali. Hal itu karena uang yang digasak sangat besar yakni Rp 811 juta, sehingga sulit bagi mereka menyembunyikan barang bukti dalam perjalanan ke luar Bali. “Yang terekam CCTV hanya empat orang. Mereka adalah eksekutor. Kami juga menduga ada pelaku lain yang mengawasi lokasi saat kejadian,” imbuhnya.

Melihat cara perampok beraksi, Reinhard mensinyalir komplotan ini pernah merampok bank di luar Bali yaitu Yogyakarta dan Jawa Tengah. “Modus pelaku mirip ketika beraksi di Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan di Bali,” ungkapnya.

BACA  Pembunuh Suyani Divonis 20 Tahun

Pihaknya juga sempat berkoordinasi dengan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dan Polda Jawa Tengah.

Saat beraksi pada Sabtu lalu sekitar pukul 10.55 itu, salah seorang perampok mengancam karyawan MC dengan menodongkan pistol.

Ketika ditanya terkait senjata yang digunakan perampok, Kompol Reinhard menduga kuat senjata api (senpi). “Kalau itu pistol airsoft gun kemungkinan ditembakkan oleh perampok, tapi ini tidak, sehingga yang dipakai itu diduga senjata api (senpi) asli,” tandasnya.

Informasi lain yang dihimpun DenPost, perampokan MCr kali pertama tahun 2017 ini menjadi atensi Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose. Kabarnya, jenderal bintang dua ini menarget dua minggu kasus ini terungkap. “Penyelidikan kasus ini juga di-back-up Satgas Transnasional Crime bentukan Kapolda Bali,” ujar sumber yang keberatan namanya dikorankan ini.

Sebelumnya DenPost memberitakan, di tengah ramainya orang lalu-lalang dan arus lalu lintas padat di Jl.By-pass Ngurah Rai, Kuta, tak menyurutkan keberanian kawanan perampok menyatroni MC PT Dirgahayu Valuta Prima di kompleks Pertokoan Segitiga Mas No.5, pada Sabtu (4/2) sekitar pukul 10.40. Aksi komplotan penjahat yang diduga berjumlah empat orang ini terbilang profesional. Hanya dalam waktu tiga hingga lima menit, mereka berhasil menguras uang di kotak maupun di laci kasir senilai Rp 811 juta. Lima karyawan usaha penukaran itu dibuat tak berdaya, karena ditodong pistol. Memastikan tidak ada perlawanan, kelima karyawan juga diborgol dan mulutnya dilakban. (124)

Komentar

Komentar

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>