Pilkada Buleleng, Bawaslu Catat 694 TPS Rawan

By on January 31, 2017
ilustrasi
Renon, DenPost
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali mencatat 694 tempat pemungutan suara (TPS) rawan di Pilkada Buleleng 2017. “Dari total 1.086 TPS dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 583.381 orang, tercatat ada sebanyak 694 TPS rawan dan sangat rawan. Sedangkan sisanya, 392 TPS, dinyatakan aman alias tidak rawan,” kata anggota Bawaslu Bali, Wayan Widyardana, Selasa (31/1).

Dikatakannya, dari hasil pemetaan yang dilakukan Bawaslu Bali, kerawanan Pilkada Buleleng 2017 akan terjadi di seluruh kecamatan. Menurutnya, ada lima aspek dalam pemetaan TPS rawan yang dilakukan Bawaslu Bali. Mulai aspek akurasi data pemilih dan penggunaan hak pilih, ketersediaan logistik, pemberian uang atau materi lainnya (money politic), keterlibatan penyelenggara negara, hingga kepatuhan prosedur pemungutan dan penghitungan (profesionalitas penyelenggara).
Terkait TPS rawan, kata dia, dikelompokkan menjadi dua kategori yakni kategori rawan dan sangat rawan. Untuk kategori rawan, ada tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Gerokgak, Seririt, Banjar, Tejakula, Buleleng, Sawan, dan Sukasada. Sedangkan untuk dua kecamatan yang masuk kategori sangat rawan yakni Kecamatan Busungbiu dan Kubutambahan. Dijelaskan, penentuan kategori kecamatan sangat rawan ditentukan bila memenuhi lebih dari dua aspek kerawanan. Misalnya Kubutambahan, selain rawan aspek akurasi data pemilih dan penggunaan hak pilih, Kubutambahan juga rawan terkait aspek profesionalitas penyelenggara dan money politic. (106)

Komentar

Komentar

BACA  Banyak Bakal Calon di Badung

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>