Cegah Demam Berdarah, 21 Banjar di Darmasaba Di-’’fogging’’

By on December 21, 2016
FOGGING BANJAR - Menekan berkembangnya demam berdarah, Desa Darmasaba, melakukan fogging di 12 banjar yang ada.

Abiansemal, DenPost

Mencegah sekaligus mengantisipasi berkembangnya kasus demam berdarah (DB) di Desa Darmasaba, 21 banjar di desa tersebut di-fogging. Kegiatan tersebut merupakan agenda lanjutan yang rutin dilakukan setahun sekali dengan menggunakan dana dari APBDes.

Perbekel Darmasaba, Made Taram, S.H., mengatakan kegiatan yang sudah masuk dalam program tahunan desa itu mampu menekan terjadinya kasus-kasus demam berdarah. Setidaknya, tahun ini saja hanya terjadi sekitar tiga kasus DB, dari sebelumnya yang mencapai lebih dari tiga kasus.

’’Program ini selain untuk menekan kasus-kasus DB, juga dalam rangka meningkatkan sanitasi lingkungan sehingga masyarakat mendapatkan situasi dan kondisi lingkungan yang sehat,’’ kata Taram Selasa (20/12) kemarin.

Selain melalui program pengasapan, kata Taram, juga dipadukan dengan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan rumah tangga dengan melibatkan partisipasi warga secara keseluruhan. Dengan demikian, masyarakat akan ikut peduli dengan lingkungan sekitarnya di mana mereka berada. ’’Khusus untuk program fogging ini, kami di desa juga sangat dibantu dengan keberadaan juru pemantau jentik (jumantik),’’ katanya.

Ketua Pokja Desa Sehat Darmasaba, Wayan Wiastra, S.E., mengapresiasi program pengasapan yang dilakukan pihak desa. Program yang sudah berjalan sejak beberapa tahun itu merupakan komitmen perbekel Darmasaba untuk ikut merealisasikan visi desa menciptakan warganya yang sehat. Terbukti melalui pengasapan kasus-kasus demam berdarah memang jarang terjadi, sekalipun saat musim penghujan seperti sekarang ini. ’’Kita memang berkomitmen mendukung program desa sehat yang sudah dicanangkan Desa Darmasaba, sehingga peranserta masyarakat juga kita sangat harapkan,’’ katanya.

Wiastra yang juga sebagai kader pembangunan desa ini mengatakan dalam musyawarah desa (musdes) yang digelar Senin (20/12) lalu, telah ditentukan rencana kerja pembangunan tahun 2017. Salah satunya dalam rencana kerja itu adalah program desa sehat, yang antara lain tetap memprogramkan masalah kesehatan warga seperti fogging, desa siaga aktif, penyuluhan dan pembinaan kesehatan serta program ibu hamil. (c/102)

Komentar

Komentar

BACA  Korban Angin Puting Beliung Memprihatinkan

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>