Molor, Proyek Jembatan Bitera Kena Pinalti

By on December 6, 2016
TERANCAM PINALTI - Proyek jembantan di Kelurahan Bitera, Gianyar yang menghubungkan Banjar Pacung dengan Padpadan belum juga rampung dan terancam kena pinalti.

Gianyar, DenPost
Proyek jembantan di Kelurahan Bitera, Gianyar terancam kena pinalti. Pasalnya, hingga waktu yang telah ditentukan oleh Pemerintah, proyek jembatan yang menghubungkan Banjar Pacung dengan Padpadan belum juga rampung.

Kontraktor proyek PT. Karya Marga Jaya yang memenangkan tender proyek dan menggarap proyek senilai Rp 4,7 miliar sejak 10 Juni lalu. Kontraktor diberikan waktu selama 150 hari kalender atau 5 bulan dalam mengerjakan proyek jembatan sepanjang 0,50 Km.Semestinya proyek jembatan sudah rampung pada November 2016 lalu.

Kadis PU Gianyar Nyoman Nuadi, Senin (5/12) kemarin membenarkan ancaman pinalti tersebut.Ditanya soal kejadian yang sempat menimpa kontruksi jembatan, yakni roboh diterjang sampah kiriman akibat luapan air sungai, Nuadi menegaskan itu merupakan peristiwa di luar dugaan (force majeur).

Diakuinya, cara pengerjaan jembatan penghubung Banjar Pacung dan Padpadan itu dilakukan oleh kontraktor tersebut, masih menggunakan gaya lama di mana penyangga landasan jembatan dengan bambu dan kayu. Penyangga bambu dan kayu itu menancap di dasar sungai dan diduga mengalami kerusakan. Sehingga saat ada tumpukan sampah terbawa aliran sungai saat musim hujan, tiang penyangga dari bambu dan kayu terdorong sampah dan air mengakibatkan jembatan roboh.

Kontraktor diberikan waktu 150 hari kalender atau 5 bulan dalam mengerjakan proyek jembatan sepanjang 0,50 km sekaligus melakukan pengaspalan jalan. Itu berarti November 2016 lalu proyek seharusnya sudah rampung.

Sementara pantaun di lokasi, Senin (5/12) para pekerja tampak sibuk mengerjakan rangka besi. Jembatan sendiri telah tersambung dan mulai dipasangi besi.
Seorang pekerja yang tidak mau ditulis namanya ditanya soal proyeknya kena pinalti, mengaku tidak terlalu khawatir.Karena dia mengaku sebagai pekerja dan itu sudah ada yang mengurusnya. Dia sendiri berusaha bekerja cepat, apalagi belakangan ini cuaca kurang bersahabat dengan musim hujan.(116)

Komentar

Komentar

BACA  Tower ’’Kepung’’ Kota Denpasar

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>