Ditemukan Luka Iris di Pergelangan Tangan Luh TR

By on July 21, 2016
DenPost/wiadnyanaTersangka Pembunuhan Ni Luh TR, yaitu Komang Arim Sujana

*Pemeriksaan Luar Korban Pembunuhan
Denpasar, DenPost
Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Rabu (20/7) menerima kiriman jenazah yang merupakan korban pembunuhan di Wisma Warta Puspita, Jalan Pidada, Denpasar. Korban tersebut yakni Ni Luh Teti Ramuna (Ni Luh TR) asal Banjar/Desa Tiga, Susut Bangli.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr. Dudut Rustyadi mengatakan, jenazah perempuan tersebut diterima sekitar pukul 10.45 wita dan langsung dilakukan pemeriksaan 11.00 wita. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pihaknya menemukan sejumlah luka memar di tubuh korban. Diantaranya, luka memar kecil-kecil di dahi kiri, leher bagian depan kanan dan kiri, lengan atas kiri dan siku kanan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menemukan luka iris di pergelangan tangan kiri. “Dilihat dari waktu kematian korban diperkirakan kurang dari 24 jam sebelum diperiksa,” jelasnya usai melakukan pemeriksaan.

Disinggung penyebab kematian korban, pihaknya belum dapat menentukan karena baru dilakukan pemeriksaan luar. “Permintaan otopsi baru diterima. Akan tetapi waktu otopsi belum dapat kami pastikan karena masih koordinasi dengan pihak kepolisian dan keluarga korban,” jelasnya.

Pantauan DenPost, sejumlah keluarga maupun kerabat korban terlihat berada di depan kamar jenazah rumah sakit tersebut. Namun sayang dari beberapa keluarga yang dimintai informasi enggan memberikan keterangan. “Saya belum tahu seperti apa kejadiannya ini, kami tahu informasi dia (korban) meninggal dari keluarga yang tinggal di sini juga (Denpasar),” ujar salah seorang pria yang mengaku keluarga dari Kintamani (rumah asal korban).

Dikatakan, selama ini korban yang menikah ke Susut tersebut jarang pulang ke rumahnya (Kintamani), sehingga tahu permaslahan yang dihadapi sebelumnya. “Dia kan sudah nikah jadi jarang pulang ke Kintamani. Sehingga kami jarang berhubungan (komunikasi),” katanya.

BACA  Sehari Jelang Hari Kuningan, "Tamiang" dan "Endongan" Naik Harga

Lebih lanjut dikatakan, korban meninggalkan suami dan satu orang anak yang masih berusia sekitar empat tahun. “Anaknya sekarang ada di Susut. Kalau untuk kasus ini kami belum tahu pasti, karena keluarga kami, baik dari pihak perempuan maupun laki-laki (suami korban) masih ada di polsek,” pungkasnya. (126)

Komentar

Komentar

About Komang Sutrisna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>