Tampil Memukau Saat Gladi Bersih

By on June 7, 2016
Memukau: Sekaa Gong Kebyar Dewasa Yowana Gita Samudra Desa Adat Kuta tampil memukau saat gladi bersih Senin malam lalu.

Yowana Gita Samudra Kuta Siap ‘Gebrak’ PKB

Kuta, DenPost
Penampilan memukau ditunjukkan Sekaa Gong Kebyar Dewasa Yowana Gita Samudra Desa Adat Kuta, saat gladi bersih, Senin (6/6) malam di panggung depan Pura Segara, Pantai Kuta. Penampilan mereka yang apik membuat para penonton baik wisatawan maupun warga masyarakat tidak beranjak hingga penampilan mereka usai. Hal ini menunjukkan kalau para remaja dewasa ini  nampaknya sudah teramat matang dan sangat siap menggebrak panggung PKB Bali Tanggal 19 Juni ini. Tepuk tangan gemuruhpun mengiringi setiap tabuh maupun tari yang mereka tampilkan.

Bendesa Adat Kuta, Wayan Swarsa menjelaskan, gladi bersih tersebut tidak lain adalah berkaitan dengan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali ke-38 Tahun 2016. Dimana Sekaa Gong Kebyar Dewasa Yowana Gita Samudra adalah duta Kabupaten Badung dalam Parade Gong Kebyar Dewasa yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni nanti. “Jadi ini adalah bentuk kesiapan kami selaku juara Lomba Gong Kebyar Dewasa Festival Budaya Kabupaten Badung 2015, untuk selanjutnya sebagai duta Kabupaten Badung di Parade Gong Kebyar Dewasa PKB ke-38 Tahun 2016,” ujarnya.

Sesuai kriteria yang disiapkan oleh panitia penyelenggara Parade Gong Kebyar PKB 2016, total terdapat empat tetabuhan yang dipertunjukkan dalam gladi bersih tersebut. Yakni Tabuh Dua Lelambatan Kreasi berjudul ‘Waruna Bawa’, tari pilihan ‘Gurdita Wira Rebana’, tari kreasi baru ‘Nak Kuta’, serta fragmentari ‘Prahasta Antaka’.

Ditanya mengenai pemilihan lokasi gladi yang dilaksanakan di pesisir Pantai Kuta, Swarsa tidak memungkiri bahwa hal tersebut memanglah disengaja. Atas pertimbangan sekaligus menjadikannya sebagai tontonan menarik bagi para wisatawan. “Sebagai daerah tujuan wisata, kami ingin menampilkan kepada wisatawan dan krama ageng Desa Adat Kuta, bahwa kami memang betul-betul menonjolkan pariwisata budaya sebagai salah satu daya tarik kepariwisataan di Bali, khususnya Desa Adat Kuta,” tegasnya.

BACA  Yudha Saka Dilepas Sekda dan Jajaran SKPD

Sementara itu, Gusti Anom Gumanti selaku salah seorang tokoh masyarakat asal Kuta menyebut bahwa gelaran seni tersebut merupakan bukti bahwa Kuta tidaklah terlena dengan gempuran budaya asing. ‘Nak Kuta’ ditegaskan dia, masihlah tetap teguh memelihara seni dan budaya yang ada. “Jadi tentu saya sangat mendukung dan mendorong hal itu. Bahkan, saya juga akan perjuangkan. Karena dukungan, memang harus diberikan oleh segala unsur pemerintahan yang ada. Baik itu melalui motivasi pembinaan, ataupun pendanaan,” tegas anggota dewan Badung yang memang senantiasa aktif memberi dukungan terhadap pelestarian seni, budaya, dan agama di Kuta ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa yang secara langsung hadir  menegaskan kalau  Pemerintah Kabupaten Badung akan senantiasa memberikan pengawalannya. Itu dilakukan melalui koreksi-koreksi oleh tim pembina, hingga waktu pementasan nanti. “Semangat dan motivasi yang diberikan oleh para krama, tentu juga menjadi sebuah daya dorong. Kami di Badung juga ingin menunjukkan yang terbaik,” ujarnya mengapresiasi tingginya partisipasi serta minat masyarakat Kuta dalam gelaran seni dan budaya.

“Harapan kami, ini dapat terus dipertahankan. Bukan hanya dari segi kwalitas, tetapi juga kwantitas,” pungkasnya (a/113)

Komentar

Komentar

About denpost

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>