Tipiringkan Perokok, Hakim Hanya Denda Rp 20 ribu

By on March 18, 2016
DenPost/desiTERJARING - Salah seorang pelanggar Perda KTR yang terjaring sidak di area RSUP Sanglah saat didata petugas.

Denpasar, DenPost
Para perokok yang terjaring dalam inspeksi mendadak (Sidak) di RSUP Sanglah, Selasa (15/3) dan Rabu (16/3) akhirnya bisa bernafas lega. Setelah dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, untuk disidang tindak pidana ringan (Tipiring), hakim tunggal Sutrisno hanya memberikan denda sebanyak Rp 20 ribu. 33 orang yang disidang pun langsung membayar denda dengan cepat dan langsung bubar.
Pelanggar yang diajukan pihak penyidik PNS dari Satpol PP Provinsi Bali, sebenarnya sebanyak 36 orang. Namun yang hadir dalam sidang, sebanyak 33 orang sehingga tiga lainnya dinyatakan verstek dengan membayar denda lebih banyak dan dieksekusi oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Denda yang mereka kenakan pun menjadi Rp 50 ribu.
‘’Kami panggil 36 orang untuk sidang Tipiring ini, yang hadir 33 orang. Tiga orang yang tak hadir telah diserahkan ke pihak Kejari Denpasar, berkas dan KTP yang kami sita,’’ kata salah seorang penyidik PNS Satpol PP Provinsi Bali, Wayan Sutama, seusai sidang Jumat (18/3) kemarin.
Sidang Tipiring ini menindaklanjuti Sidak yang dilakukan selama dua hari berturut-turut, tim gabungan penegak Perda Nomor 10 tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) menggelar sidak di RSUP Sanglah. Dari sidak yang dilakukan, Selasa (15/3) dan Rabu (16/3), pihaknya menemukan sebanyak 36 pengunjung kedapatan merokok di area rumah sakit terbesar di Bali tersebut.
Kepala Seksi Penegak Hukum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali, I Ketut Pongres Language, usai melakukan sidak, Rabu (16/3) kemarin, menjelaskan pada Selasa ada sebanyak 14 pengunjung terjaring kedapatan merokok, sedangkan Rabu, ada 16 orang. Ternyata diakhir sidak terjaring 6 orang lagi.
Sanksi yang diberikan kepada pelanggar, kata dia, kurungan maksimal tiga bulan atau denda Rp 50 ribu. Dimana, denda tersebut sudah diatur dalam Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang KTR. Disinggung mengenai kecilnya denda sehingga tidak dapat menimbulkan efek jera bagi pelanggar, Pongres mengatakan soal efek jera tergantung kesadaran pelanggar sendiri. “Denda ini memang kalau sesuai dengan Perda KTR, dendanya masih Rp 50 ribu. Tapi kalau ditanya soal efek jera, itu mulai dari kesadaran masyarakat, bukan dari besarnya denda, tapi juga dari banyak waktu mereka yang tersita, serta bagaimana malunya harus disidang karena merokok,” katanya. (108)

BACA  Gerry Salim Perlihatkan Daya Juang Tinggi di Akhir ATC 2017 Sepang

Komentar

Komentar

About Komang Sutrisna

One Comment

  1. apel new

    September 6, 2017 at 9:56 AM

    Mantaapp

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>