TV Asing Tertarik Rekam Bali yang Belum Terjamah Turis

By on March 4, 2016
PELAJARAN TARI – Seniman tari, Dewa Rai Budiasa (tengah), saat memberikan pelajaran tari Bali kepada bintang film asal Tiongkok beberapa waktu lalu.

Renon, DenPost

 

Banyak stasiun televisi asing yang tertarik merekam kehidupan Bali yang selama ini belum terjamah turis. Mereka juga tertarik merekam bagaimana proses belajar menari orang Bali dan membawa artis dari negaranya untuk belajar menari kepada seniman tari.

 

“Menurut mereka, akibat pariwisata, banyak orang-orang asing mengkhawatirkan Bali akan berubah. Tidak seperti dulu. Karenanya mereka berusaha mencari objek-objek yang tidak terjamah turistik. Yang direkam bukan hanya pelajaran menari saja, tapi kehidupan sehari-hari orang Bali yang daerahnya belum terjamah turistik,” papar penari yang juga praktisi pariwisata asal Payangan, Dewa Rai Budiasa, Jumat (4/3).

 

Sebagai pemimpin Yayasan Yasa Putra Sedana, Dewa Rai sempat mengajari bintang televisi dari Tiongkok untuk menari pada Senin (29/2) di Ayana Resort Jimbaran. Saat itu TV China tengah syuting untuk program Jiang Su. “Itu merupakan kesempatan yang sangat mulia bagi kami, mendapat kehormatan memberikan pelajaran menari Bali untuk bintang film dari China untuk program Jiang Su TV China,” kata sosok yang pernah menari  kebyar di Jerman Barat pada 1976 ini.

 

Menurutnya, selain belajar menari dan menabuh, mereka juga belajar memasak dengan mengambil tempat di kawasan Ayana Resoŕt, Jimbaran, Bali. Dikatakannya, syuting program Jiang Su TV China tersebut menyangkut kehidupan masyarakat Bali dari berbagai aspek masa lalu, dan masa kini. Dewa Rai yang juga politisi senior Partai Golkar ini mengatakan, selain TV China, pada tanggal 24-29 Maret nanti, TV Canada juga akan melakukan syuting yang sama, Sebelumnya, TV 5 Perancis juga melakukan hal yang sama pada tahun 2015.

“Semoga saja melalui kegiatan ini akan bermanfaat bagi dunia pariwisata kita. Ini adalah karya nyata anak bangsa yang secara langsung telah menjadi duta budaya bangsa,” katanya. (106)

BACA  Golkar Tolak Rencana Pembangunan Gedung Kesenian di Puspem

Komentar

Komentar

About Surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>