Dua Ormas Akhirnya Serahkan Senjata

By on December 23, 2015
ilustrasi

Padangsambian, DenPost

Dua ormas ternama, Baladika Bali (BB) dan Laskar Bali (LB), akhirnya mau menyerahkan senjata tajam (sajam) ke Polresta Denpasar, Selasa (22/12) kemarin. Penyerahan sajam itu dihadiri Kapolresta Denpasar Kombes AA Made Sudana, perwakilan Dandim, dan unsur muspida lainnya. Ratusan berbagai jenis sajam itu dimusnahkan dalam waktu dekat ini.

Kapolresta Kombes AA Made Sudana berharap, bentrokan antar-ormas tidak terulang lagi di Denpasar. Menurutnya, apa yang sudah menjadi kesepakatan sebaiknya jangan diingkari. “Kalau berpikir administrasi (penandatanganan surat kesepakatan) berarti sudah masuk ke ranah hukum. Artinya, apa yang dimediasi kemarin (Jumat, 18 Desember) telah terikat. Jika dilanggar, maka akan dilakukan penindakan secara hukum,” tegasnya.

Mantan Bid.Propam Polda Bali ini minta kepada kedua ormas agar tidak berbuat onar yang tentunya bisa merusak citra pariwisata secara keseluruhan. “Coba pikir, banyak wisatawan yang men-cancel (menunda) rencanan liburan ke Bali. Banyak hotel yang resah karena dampak bentrokan beberapa waktu lalu itu,” tegasnya.

Tidak hanya menimbulkan kerugian material, sambung Kombes AA Sudana, peristiwa itu juga berdampak psikis terhadap masyarakat Bali. Sehari pasca-kejadian, jalanan jadi sepi dan mencekam, tidak ada yang berani keluar rumah. “Kalau begini terus, apalagi yang kita banggakan? Saya mati-matian mengamankan wilayah Denpasar, dan saya tidur hanya setengah jam. Tujuannya hanya satu agar Bali aman,” tambahnya.

Kombes Sudana juga mengatakan jangan sampai orang Bali hanya bisa berucap, tapi dalam pelaksanaanya tidak bisa. Kedua belah pihak diharapkan tidak sungkan-sungkan berkoordinasi dengan polisi. “Apa yang terjadi di Laskar Bali, dan Baladika, kami siap mewadahi. Artinya kami akan mencari solusinya. Apa yang menjadi titik permasalahan, mari kita selesaikan bersama. Jangan hanya terjadi di puncaknya, tapi d ibawah juga kita harus saling koordinasi. Mari kita amankan Pulau Dewata ini,” tandasnya.

BACA  Perbanas Optimis Kredit Tumbuh 20 Persen

Sebelumnya Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto mengatakan bahwa pihaknya tidak memberikan batas waktu kepada kedua ormas untuk menyerahkan senjata. Tapi dia menyarankan, secepatnya, agar bentrokan antar-ormas bisa diminimalisir.

Kapolda menambahkan, jika dalam beberapa hari ke depan kedua ormas bertikai itu belum juga menyerahkan senjata, maka Polda Bali akan melakukan sweeping ke markas-markas atau rumah pentolan ormas bersangkutan. Bila ada anggota ormas yang terbukti menyimpan atau memiliki senjata, maka akan dijerat pasal undang-undang darurat. (124)

Komentar

Komentar

About denpost

One Comment

  1. sudharya

    December 24, 2015 at 10:52 AM

    Memang betul sekali apa nasihat kombes Sudana dan pak Kapolda, dan Mari kita jaga keamanan dan keajegan Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>